Mantan Pembalap F1 Usulkan Penghapusan Penalti Komponen

Penulis: Juli Tampubolon
Rabu 22 Jul 2026, 13:21 WIB - 114 views
Mantan Pembalap F1 Usulkan Penghapusan Penalti Komponen - sumber: (racingnews365)

Mantan Pembalap F1 Usulkan Penghapusan Penalti Komponen - sumber: (racingnews365)

Ligaolahraga.com -

Berita F1 kembali menghangat dengan pernyataan mantan pembalap F1, David Coulthard, yang menyarankan agar hukuman grid penalty terkait penggunaan komponen baru pada unit tenaga dihapus dari regulasi. Dalam setiap musim, pembalap F1 dibatasi jumlah komponen yang dapat mereka gunakan dalam unit tenaga sebelum terkena penalti grid.

Tim biasanya memanfaatkan penalti ini secara strategis, memasang elemen di luar alokasi pada sirkuit yang memiliki lintasan lurus panjang dan peluang menyalip tinggi sehingga pembalap mereka dapat merangsek kembali ke depan. Namun, Coulthard berpendapat bahwa aturan tersebut sudah ketinggalan zaman dan tidak relevan lagi di era F1 saat ini.

"Saya rasa kita perlu meninjau kembali semua penalti tersebut," ujarnya dalam podcast Up To Speed. "Menurut saya, ini kembali ke era lampau di mana mereka berusaha mendorong tim untuk lebih andal. Cepat atau lambat, semua orang berkepentingan untuk menjadi andal."

Lando Norris dan Isack Hadjar adalah dua pembalap yang terkena penalti di Grand Prix Belgia akhir pekan lalu, masing-masing memulai dari posisi 13 dan 21. Namun, setelah merangkak naik dengan cepat, Coulthard memuji penampilan mengagumkan dari keduanya.

“Ini memberi kesempatan bagi Hadjar yang melakukan pemberhentian awal ke ban keras dan mengemudi dengan brilian setelahnya,” katanya. Hadjar memanfaatkan kecepatan mobilnya untuk finis di posisi keenam. "Lando Norris mungkin bisa saja berhenti di bawah virtual safety car, namun ia tetap berhasil meraih posisi ketujuh."

“Jadi, dua balapan yang kuat dari mereka berdua.”

Artikel Tag: david coulthard

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/f1/mantan-pembalap-f1-usulkan-penghapusan-penalti-komponen
114
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini