Ferrari Gagal, Schumacher Alami Patah Kaki di Silverstone

Ferrari Gagal, Schumacher Alami Patah Kaki di Silverstone - sumber: (racingnews365)
Berita F1 mencatat salah satu momen paling dramatis dalam sejarah Formula 1, tepat 27 tahun yang lalu. Pada 11 Juli 1999, Ferrari yang dikendarai Michael Schumacher mengalami kegagalan sistem hidrolik rem belakang saat mendekati tikungan Stowe di ujung Hangar Straight Silverstone, salah satu bagian tercepat dalam kalender balap.
Dengan hanya rem depan yang bekerja, roda mobil terkunci dan meluncur tanpa kendali melintasi gravel sebelum menghantam pembatas ban dan menabrak dinding dengan kecepatan tinggi. Dampak benturan tersebut menghancurkan bagian depan mobil, memaksa roda masuk ke kokpit dan membuat Schumacher terjebak dengan patah ganda di kaki kanan bagian bawahnya. Ia dievakuasi dan menjalani operasi selama 90 menit untuk memasang pin pada tibia yang patah.
Keadaan semakin luar biasa mengingat konteksnya. Balapan sudah dihentikan sementara dengan bendera merah pada lap pembuka setelah Jacques Villeneuve dan Alessandro Zanardi mengalami masalah di grid. Di tengah situasi ini, rem Schumacher gagal, mengubah apa yang seharusnya menjadi lap perlambatan rutin menjadi bencana yang menentukan musim.
Harapan Gelar Hancur
Pada titik tersebut dalam musim, Mika Hakkinen memimpin kejuaraan dengan 40 poin, sementara Schumacher dan rekan setimnya di Ferrari, Eddie Irvine, sama-sama mengumpulkan 32 poin. Schumacher dianggap sebagai senjata terbaik Scuderia dalam upaya meraih gelar pembalap pertama sejak Jody Scheckter pada 1979, dan dalam sekejap, senjata itu pun hilang.
Balapan dilanjutkan tanpa kehadirannya. David Coulthard memenangkan balapan untuk McLaren, Irvine finis kedua, dan sejak saat itu, strategi kejuaraan Ferrari sepenuhnya dibangun ulang mengelilingi pembalap asal Irlandia Utara tersebut. Schumacher melewatkan enam balapan sebelum kembali pada Grand Prix Malaysia perdana di bulan Oktober, di mana dia langsung meraih posisi terdepan dan kemudian memberikan kemenangan kepada Irvine, memperkuat harapan gelar rekannya.
Namun, usaha tersebut tidak cukup. Hakkinen berhasil mempertahankan gelarnya untuk kedua kali berturut-turut, meskipun Ferrari berhasil mengamankan gelar konstruktor, yang pertama sejak 1983. Waktu Schumacher akan tiba. Namun, pada sore yang terik di Silverstone, 27 tahun yang lalu, impian itu direnggut dengan kejam.
Artikel Tag: ferrari, michael schumacher
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/f1/ferrari-gagal-schumacher-alami-patah-kaki-di-silverstone
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini