Apakah Balapan F1 Lebih Baik Jika Punya Banyak Pemasok Ban?

Penulis: Abdi Ardiansyah
Jumat 12 Jul 2019, 06:30 WIB
Apakah Balapan F1 Lebih Baik Jika Punya Banyak Pemasok Ban?

Ban Pirelli, F1 2019.

Berita F1: Meski ada pihak yang mendesak agar F1 tak hanya memakai ban dari satu pabrikan saja, namun sejumlah tim Formula 1 meyakini kembalinya perang ban justru akan membuat kualitas balapan lebih buruk dibandingkan dengan satu pemasok tunggal seperti sekarang.

Sejak F1 2007 silam, F1 hanya memiliki satu pemasok ban tunggul. Pirelli menggantikan Bridgestone pada tahun 2011 hingga sekarang. Pabrikan asal Italia itu kini juga sudah memperpanjang kontrak sampai 2023.

Sebelumnya, Pirelli telah menyatakan kesiapan mereka jika F1 memilih kembali menghadirkan dua pemasok ban atau lebih. Namun, ide itu ditentang oleh beberapa tim. Menurut mereka hal itu justru bakal merusak balapan.

"Ide dua pemasok ban atau lebih tidak cocok dengan model yang ada dalam generasi Formula 1 saat ini. Kita tidak mengetes ban setiap minggunya, dan dari segi performa, bisa dibilang ban bukanlah faktor pembeda, jadi filosofi yang bekerja saat ini adalah memiliki pemasok tunggal. Jika kita punya lebih dari satu pemasok ban, maka semua rencana yang ada saat ini dan di masa mendatang harus diubah," ujar kepala teknisi Red Bull, Paul Monaghan.

"Untuk saat ini, kami tidak siap jika F1 memilih jalur itu."

Dalam 30 tahun terakhir, F1 beberapa kali bergantung pada satu pemasok ban, diantaranya adalah Goodyear (1992-1996), Bridgestone (1999-2000, 2007-2010), dan Pirelli (2011-sekarang).

Sementara direktur teknis Racing Point, Andrew Green, menegaskan bahwa perang ban hanya akan memperburuk kualitas balapan.

"Saya pikir ide lebih dari satu pemasok ban bertentangan dengan etos merapatkan grid dan meningkatkan kualitas pertunjukkan. Saat ini kami semua punya ban yang sama, dan kami bisa melakukan pekerjaan yang sama, dari baris grid depan hingga belakang," ujarnya.

Terakhir kali perang ban terjadi dalam kejuaraan F1 adalah pada musim 2001 hingga 2006. Dari enam musim tersebut, dua di antaranya didominasi oleh Ferrari yang bermitra dengan Bridgestone.

"Kita tidak boleh lupa, meskipun dulu ada perang ban, terkadang ada satu tim yang masih bisa mendominasi sepanjang musim," ujar bos tim McLaren, Andreas Seidl.

"Jadi saya tidak yakin itu bisa menjadi solusi. Jadi saya pikir yang terpenting saat ini adalah melakukan pertemuan, dengan FIA dan FOM, lalu mengambil waktu untuk benar-benar memikirkan apa yang kita inginkan dari ban untuk tahun depan dan 2021 mendatang."

Artikel Tag: f1 2019, Pirelli, f1 2020

411  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini