Sempat Dicadangkan di WSL Season 2 Buat Funi Terpacu Tampil Lebih Baik

Penulis: Fajar Muhammad Fajar
Sabtu 06 Mar 2021, 09:00 WIB
Sempat Dicadangkan di WSL Season 2 Buat Funi Terpacu Tampil Lebih Baik

Funi (EVOS LYNX) via One Esports

Berita Esports : Fanny Cynthia alias Funi mengaku sempat sedih ketika dicadangkan pada gelaran Woman Star League 2 (WSL Season 2), namun hal itu rupanya memberikan pelajaran, sehingga ia terpacu untuk tampil lebih baik.

Dilansir One Esports, Funny Cynthia adalah salah satu pemain wanita di kancah Mobile Legends paling populer di kalangan penggemar saat ini, bahkan lebih tenar dibanding pemain wanita lainnya.

Bukan hanya dikenal karena memiliki paras yang imut, namun roster EVOS Lynx itu juga memiliki kualitas permainan di atas pro player wanita lainnya. Bahkan ia boleh dibilang sebagai pemain kunci kala Lynx menjadi juara WSL Season 1, dengan memainkan peran tank.

Namun pada WSL Season 2 situasi berubah drastis untuk Funi. Dirinya harus rela terpinggirkan ke bangku cadangan Lynx, karena Winda Earl telah kembali ke tim. Tak hanya itu, kini ia pun harus menjalani peran baru, role support, meski mengaku siap andai tim kembali menempatkannya sebagai tank.

Walau terlihat tidak masalah menjalankan peran barunya tersebut, tetapi gadis asal Surabaya itu mengungkapkan kepada One Esports, ia sempat sedih saat mengetahui harus kembali jadi pemain pelapis di roster EVOS Lynx. Meski begitu di sisi lain, kondisi tersebut rupanya membuatnya belajar dan terpacu untuk tampil lebih baik, demi terpilih di skuad.

"Awalnya aku sih pasti ada rasa sedihnya kalau tidak main gitu. Cuma makin ke sini mindsetku berubah. Kalau memang tak dimainkan ya aku harus belajar lebih supaya coach pilih aku," imbuhnya dikutip dari One Esports.

Funi juga telah memahami alasan Earl masih sangat penting untuk EVOS Lynx. Sebelum Earl comeback, tim memang memiliki masalah, yakni tak adanya shoutcall yang mumpuni. Caramel yang merupakan role jungler pun terpaksa mengambil peran tersebut, dan merupakan hal langka saat di waktu bersamaan, pemain menjadi core sekaligus shoutcaller.

"Kasian kalau (Caramel) core ngerangkap mekanik dan shoutcall. Justru aku ingin Ci Winda main supaya gamenya lebih rapi saja. Dia kan lebih senior, sehingga bisa mengarahkan game gitu." Pungkas Funi.

Artikel Tag: Funi EVOS LYNX, EVOS LYNX, Winda Earl, WSL Season 2, Esports

522  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini