M8 World Championship di Turki, Debut di Asian Games Jepang

M8 World Championship di Turki, Debut di Asian Games Jepang - sumber: (ggwp)
Berita Esports Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) resmi memasuki babak baru dalam perjalanan esports globalnya. Pada panggung Grand Final M7 World Championship, CEO MOONTON Games, Cloud Zhang, memperkenalkan Roadmap MLBB Esports 2026. Ini adalah cetak biru ambisius yang dirancang untuk menyatukan dan memperluas ekosistem kompetitif MLBB di seluruh dunia. Sebagai bagian dari strategi ekspansi ini, Turki ditetapkan sebagai tuan rumah Final Kejuaraan Dunia M8, menandai pertama kalinya turnamen Seri M digelar di Eropa.
MLBB juga diumumkan sebagai judul pertama yang akan dipertandingkan di Esports Nations Cup (ENC) 2026 di Arab Saudi, sekaligus melakukan debut sebagai cabang olahraga perebutan medali di Asian Games Aichi–Nagoya 2026. MOONTON Games menargetkan jangkauan lebih dari 70 wilayah, penyelenggaraan 5.000+ turnamen, dan melampaui 600 juta jam ditonton pada 2026.
Diluncurkan pada 2016, MLBB merayakan satu dekade eksistensinya sebagai fenomena global dengan lebih dari 1,5 miliar unduhan dan 110 juta pengguna aktif bulanan. Selama sembilan tahun terakhir, ekosistem esports MLBB secara konsisten dinobatkan sebagai esports mobile terpopuler dunia oleh Esports Charts sejak 2021.
Lima Wilayah, Satu Ekosistem Global
Mulai 2026, MLBB Esports akan beralih ke struktur lima wilayah utama, yaitu Asia Tenggara (SEA), Eropa Timur & Asia Tengah (EECA), Eropa–Timur Tengah–Afrika (EMEA), Asia Timur (EA), dan Amerika (AMER). Sistem ini dirancang untuk memperkuat pengembangan talenta lokal sekaligus menjaga integrasi global melalui turnamen lintas wilayah seperti Championship Tour. “Kami ingin setiap komunitas tumbuh dengan identitasnya sendiri, namun tetap terhubung dalam satu ekosistem besar,” ujar Tiger Xu, Head of Global MLBB Esports MOONTON Games.
M8 Turki dan Panggung Olahraga Dunia
Final M8 World Championship akan digelar pada Januari 2027 di Turki, sementara Wild Card M8 akan debut di Thailand. Langkah ini mempertegas ambisi MLBB untuk memperluas pengaruhnya di luar Asia Tenggara. Di level internasional, MLBB akan menjadi pusat perhatian di ENC 2026 yang diikuti 32 tim nasional, serta tampil sebagai cabang resmi di Asian Games 2026. Kehadiran ini memperkuat posisi MLBB sebagai esports yang sejajar dengan olahraga tradisional.
MLBB juga dipastikan kembali ke Esports World Cup (EWC) 2026 dengan Mid Season Cup (MSC) dan MLBB Women’s Invitational (MWI), memperebutkan total hadiah USD3,5 juta. Pada EWC 2025, MLBB mencatat lebih dari 47 juta penonton, menjadikannya salah satu judul paling populer di ajang tersebut.
Sejarah Baru di Indonesia dan Malaysia
M7 World Championship yang digelar di Jakarta mencatat sejarah sebagai turnamen esports mobile paling banyak ditonton sepanjang masa. Grand Final antara Aurora Gaming PH (RORA) dan Alter Ego mencapai 5,68 juta Peak Concurrent Viewers, sekaligus mengantar AURORA meraih gelar juara dunia pertama mereka dengan kemenangan 4-0. Sementara itu, MPL Malaysia akan memasuki era baru pada 2026 dengan sistem kemitraan, memberikan stabilitas jangka panjang bagi tim dan memperkuat fondasi komersial liga.
Magic Chess: Go Go Tunjukkan Potensi Besar
Kejuaraan Dunia GO1 menobatkan Emil “FLOXY” Sagetdinov sebagai juara dunia pertama Magic Chess: Go Go (MCGG). Turnamen ini mencatat puncak penonton 278 ribu, meningkat 75 persen dari rekor sebelumnya. MCGG sendiri telah melampaui 30 juta unduhan dalam dua minggu dan meraih Google Play Best Game Award 2025 di berbagai negara Asia Tenggara.
Dengan roadmap ini, MLBB Esports menegaskan visinya untuk membangun ekosistem kompetitif global yang berkelanjutan, yaitu menggabungkan esports, hiburan, dan kebanggaan nasional dalam satu panggung dunia.
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/esports/m8-world-championship-di-turki-debut-di-asian-games-jepang















Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini