Yoane Wissa Bangkit dan Tampil Gemilang Bersama Newcastle United

Yoane Wissa melupakan masa sulit dan mulai menikmati hidup di Newcastle United. (Foto: Richard Sellers/Sportsphoto/Allstar via Getty Images)
Berita Liga Inggris: Yoane Wissa membuka kisah mengenai masa sulit yang dialaminya selama musim pertamanya bersama Newcastle United setelah tampil gemilang dalam laga pembuka Premier League 2026/27. Penyerang asal Republik Demokratik Kongo itu menjadi salah satu pemain terbaik ketika Newcastle bermain imbang 2-2 melawan Liverpool di St James' Park pada Ahad (23/8/2026) malam WIB.
Wissa memberikan assist untuk gol Joe Willock dan tampil penuh energi sepanjang pertandingan. Pemain berusia 29 tahun tersebut seolah menunjukkan kembali kualitas yang membuat Newcastle rela mengeluarkan 55 juta pound untuk merekrutnya dari Brentford pada musim panas 2025 setelah sebelumnya tampil produktif di Premier League.
Musim pertamanya di Tyneside tidak berjalan sesuai harapan. Beberapa hari setelah kepindahannya, Yoane Wissa mengalami cedera lutut yang membuatnya harus menepi selama tiga bulan. Proses pemulihan tersebut, ditambah persiapan pramusim yang tidak berjalan mulus, membuatnya kesulitan mendapatkan momentum bersama klub barunya.
Wissa hanya mencetak tiga gol sepanjang musim debutnya di Newcastle, padahal ia mampu menghasilkan 20 gol untuk Brentford pada musim sebelumnya. Namun, penampilannya bersama Republik Demokratik Kongo di Piala Dunia musim panas ini memberikan dorongan besar setelah ia mencetak tiga gol dalam turnamen tersebut.
Pengalaman di Piala Dunia 2026 kemudian menjadi titik balik bagi Wissa. Ia membawa kepercayaan diri tersebut ke pramusim Newcastle United dan mencetak dua gol ketika timnya mengalahkan Valencia pada awal Agustus. Performa positif itu berlanjut ketika Premier League dimulai dan Wissa tampil meyakinkan melawan Liverpool.
"Ini sangat, sangat sulit bagi saya sejak bergabung dengan klub. Namun, sekarang semuanya sudah berlalu. Kondisi tubuh saya terasa baik dan hari ini saya menunjukkan bahwa saya sangat bahagia berada di sini serta sangat bangga menjadi pemain Newcastle," kata Wissa setelah pertandingan.
Wissa mengakui persoalan yang dihadapinya tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisik. Cedera dan kesulitan beradaptasi juga memengaruhi kondisi mentalnya, sehingga perjalanan untuk kembali ke performa terbaik membutuhkan usaha besar. Ia merasa Piala Dunia membantunya mengubah suasana hati dan kembali mempercayai kemampuan tubuhnya.
"Ini sangat, sangat berat, saya harus jujur kepada kalian, secara fisik dan mental. Saya pikir untuk melewati semua itu, mungkin Piala Dunia benar-benar membantu saya mengubah suasana hati dan mempercayai diri sendiri serta tubuh saya," ujar Yoane Wissa.
Wissa juga menyebut tiga bulan terakhir sebagai periode yang sangat positif dalam proses kebangkitannya. Pramusim yang berjalan baik membuatnya memasuki kompetisi dengan kondisi berbeda, dan penampilan melawan Liverpool menjadi bukti bahwa ia mulai menemukan kembali permainan terbaik yang sempat hilang.
"Saya menjalani pramusim yang bagus. Tiga bulan terakhir sangat luar biasa bagi saya, jadi itulah alasan saya sangat bahagia berada di sini hari ini," tutur Wissa. Ia kemudian mendapatkan apresiasi luar biasa dari pendukung Newcastle ketika ditarik keluar pada masa tambahan waktu.
Seluruh bagian St James' Park memberikan standing ovation ketika Wissa meninggalkan lapangan. Momen tersebut terasa semakin spesial setelah apa yang dilaluinya selama musim pertama. Ia mengaku ingin menikmati setiap detik pertandingan dan merasa sangat senang akhirnya bisa memberikan sesuatu kepada suporter.
"Itu luar biasa. Saya ingin berada di sini, saya ingin menikmati momen-momen seperti ini. Hari ini saya hanya menikmati 94 menit yang saya mainkan, dari menit pertama hingga terakhir," kata Yoane Wissa.
Newcastle sebenarnya berpeluang meraih kemenangan, tetapi Liverpool mendapatkan penalti pada penghujung pertandingan yang membuat kedua tim berbagi angka. Wissa mengaku kecewa karena ingin merayakan kemenangan bersama suporter, tetapi tetap menilai hasil tersebut sebagai poin penting untuk mengawali musim.
"Sayangnya kami kebobolan penalti di akhir karena saya ingin merayakannya bersama para penggemar. Kami layak menang hari ini, tetapi saya hanya bisa mengucapkan terima kasih kepada para penggemar dan rekan-rekan setim karena hari ini luar biasa," ujar Wissa.
Dukungan klub juga menjadi faktor penting dalam proses kebangkitan Wissa. Ia mengakui tidak mudah bermain ketika kondisi fisik dan mental belum sepenuhnya baik, tetapi Newcastle United terus memberikan dukungan dan membuatnya merasa tetap dipercaya untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.
"Tentu saja tidak mudah ketika bermain sepak bola dan Anda tidak merasa baik, tetapi klub selalu mendukung saya. Semua orang ingin saya melakukan yang terbaik dan hari ini saya hanya perlu memberikan sesuatu kembali," katanya.
Setelah melewati periode sulit tersebut, Wissa kini memiliki alasan kuat untuk optimistis. Newcastle telah memulai musim dengan menghadapi salah satu tim terkuat di Premier League, sementara penampilan individunya memberikan sinyal bahwa dirinya siap memainkan peran lebih besar di bawah manajer Matthias Jaissle.
"Di awal musim, kami langsung bermain melawan Liverpool dan sekarang ada begitu banyak hal yang bisa dinantikan. Ini poin yang bagus. Hari ini kami menunjukkan bahwa kami semua siap," pungkas Wissa.
Dengan kondisi fisik yang semakin baik, kepercayaan diri yang kembali dan dukungan kuat dari St James' Park, Wissa berpeluang menjadikan musim keduanya sebagai kesempatan untuk membayar kepercayaan Newcastle. Penampilan melawan Liverpool menjadi awal yang menjanjikan setelah satu tahun penuh perjuangan di Tyneside.
Artikel Tag: premier league, newcastle united, yoane wissa
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/yoane-wissa-bangkit-dan-tampil-gemilang-bersama-newcastle-united

























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini