Xabi Alonso Sempat Minta Real Madrid Rekrut Martin Zubimendi

Martin Zubimendi pernah diincar Xabi Alonso di Real Madrid. (Foto: Visionhaus/Getty Images)
Berita Liga Spanyol: Xabi Alonso sempat sangat menginginkan Real Madrid merekrut gelandang Arsenal, Martin Zubimendi, pada bursa transfer musim panas lalu. Namun keinginan sang pelatih tak pernah terwujud, sebuah keputusan yang kini disebut sebagai salah satu penyesalan terbesar selama masa singkatnya di Santiago Bernabeu.
Pelatih berusia 44 tahun itu resmi menangani Real Madrid pada Mei lalu, tetapi kiprahnya berakhir kurang dari delapan bulan. Xabi Alonso dan Los Blancos berpisah pada Senin (12/1/2026) waktu setempat, menyusul kekalahan menyakitkan dari Barcelona di final Piala Super Spanyol.
Meski berpisah lebih cepat dari perkiraan, Alonso meninggalkan Madrid dalam kondisi kompetitif. Real duduk di peringkat kedua klasemen La Liga, terpaut empat poin dari Barcelona, serta mencatat persentase kemenangan terbaik dibanding pelatih Real Madrid dalam satu dekade terakhir.
Pada bursa transfer musim panas, Los Blancos memperkuat lini belakang dengan mendatangkan Trent Alexander-Arnold, Dean Huijsen, dan Alvaro Carreras, serta merekrut talenta muda Argentina Franco Mastantuono. Namun Alonso merasa satu kebutuhan krusial belum terpenuhi.
Ia menilai Real membutuhkan gelandang dengan profil seperti Toni Kroos, yang pensiun pada 2024 setelah satu dekade menjadi otak permainan Los Blancos. Alonso menegaskan kepada manajemen bahwa kehadiran pemain bertipe pengatur tempo dari lini dalam adalah fondasi penting bagi proyeknya.
Target utama Alonso adalah Martin Zubimendi, saat itu masih membela Real Sociedad. Sang pelatih bahkan disebut telah menyampaikan secara langsung bahwa Zubimendi merupakan “kepingan yang hilang” dalam sistem permainannya.
Menurut laporan AS, Arsenal sebenarnya sudah lebih dulu mencapai kesepakatan untuk mendatangkan Zubimendi pada Januari 2025. Meski demikian, terdapat jeda singkat ketika Real Madrid masih memiliki peluang untuk membajak transfer tersebut.
Perwakilan Alonso dikabarkan sempat menghubungi pihak Zubimendi, membuat sang gelandang menunda keputusannya selama beberapa hari demi melihat kemungkinan bergabung dengan Real Madrid dan bekerja di bawah Alonso.
Namun keraguan manajemen Real menjadi penentu. Klub disebut tidak pernah sepenuhnya yakin, meskipun Alonso terus mendesak. Ketika Real akhirnya bergerak, semuanya sudah terlambat, karena Arsenal telah menuntaskan transfer senilai £60 juta.
AS menyebut Xabi Alonso secara pribadi mengeluhkan kepada stafnya bahwa kegagalan merekrut Martin Zubimendi membuat lini tengah Real Madrid kehilangan keseimbangan.
Meski Real memiliki deretan gelandang kelas dunia seperti Jude Bellingham, Federico Valverde, Eduardo Camavinga, dan Aurélien Tchouaméni, Alonso menilai tidak ada sosok yang benar-benar mampu menjadi jangkar sekaligus kreator dari lini terdalam.
Kegagalan Real Madrid justru menjadi keuntungan besar bagi Arsenal. Martin Zubimendi langsung menjelma sebagai salah satu rekrutan terbaik musim ini, dengan cepat beradaptasi di bawah arahan Mikel Arteta.
Gelandang berusia 26 tahun itu telah menjadi starter dalam 20 dari 21 laga Premier League Arsenal, serta tampil penuh 90 menit dalam 15 pertandingan. Kehadirannya juga berdampak signifikan bagi performa Declan Rice, yang kini tampil lebih dominan dan bebas menyerang.
Artikel Tag: Xabi Alonso, Martín Zubimendi., Real Madrid, Arsenal
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/xabi-alonso-sempat-minta-real-madrid-rekrut-martin-zubimendi

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini