Uli Hoeness Ejek PSG dan Man City: Kapan Juara Liga Champions?

Penulis: Demos Why
Sabtu 13 Nov 2021, 06:59 WIB
Presiden kehormatan Bayern Munich, Uli Hoeness.

Uli Hoeness. (Foto: Alexander Hassenstein/Bongarts)

Ligaolahraga.com -

Berita Sepakbola: Presiden kehormatan Bayern Munich, Uli Hoeness, mengejek Paris Saint-Germain dan Manchester City yang belum pernah menjadi juara Liga Champions. Hoeness menyebut hal itu sebagai bukti di mana uang tak akan pernah bisa membeli prestasi.

Bukan rahasia lagi bahwa dalam satu dekade terakhir baik Paris Saint-Germain dan Manchester City merupakan dua klub yang memiliki kekayaan melimpah. Kedua klub tersebut tak ragu untuk menghabiskan begitu banyak uang untuk mendatangkan bintang guna meraih prestasi secara instan.

Sejauh ini investasi besar-besaran keduanya hanya mampu membuat mereka mendominasi kompetisi domestik, untuk level Eropa khususnya Liga Champions mereka hanya mampu mencapai babak final. PSG sendiri tampil di final UCL pada amusim 2019/20, namun di laga puncak mereka dikalahkan oleh Bayern Munich. Sementara musim lalu, giliran Man City yang lolos ke laga pamungkas, namun mereka juga gagal menjadi juara karena dikalahkan oleh Chelsea.

Menanggapi belum berhasilnya PSG dan Man City menjadi raja baru di kompetisi Eropa, Uli Hoeness lantas melontarkan ejekannya. Hoeness menilai masih gagalnya dua tim tersebut untuk merajai Eropa merupakan bukti bahwa uang tak bisa membeli prestasi.

"Sejauh ini kedua klub (PSG dan Man City) belum memenangkan apa pun. Tidak ada sama sekali," ujar Hoeness kepada podcast 11 Leben.

"Mereka akan kalah dari kami lagi. Tidak selalu, tetapi dari waktu ke waktu. Itu harus menjadi tujuan kami. Ketika kami mengalahkan mereka, itu membuat saya sangat senang. Itu menunjukkan kepada mereka: 'Uang Anda tidak cukup [untuk menjadi juara]'."

Secara khusus Hoeness juga melontarkan kritikan terkait kebijakan pemilik PSG, Nasser Al-Khelaifi, dalam mendatangkan pemain baru yang dinilainya telah merusak bursa transfer.

"Saya tidak tahu apakah dia suka sepakbola atau tidak. Perbedaan antara saya dan dia? Saya bekerja keras untuk mendapatkan uang, dan dia hanya menunggu saja seperti sebuah hadiah," ujarnya melanjutkan.

"Dia tidak perlu bekerja untuk itu (mendapatkan uang). Ketika dia menginginkan seorang pemain, dia akan menemukan Amir-nya. Apa yang sedang terjadi di Paris adalah rencana selama satu tahun. Ini bukan cara saya."

"Saya melihat sesuatu dari sudut pandang keuangan. Saya tidak memasukkan semua uang saya sekaligus, hanya sekadar untuk mendapat ucapan selamat selama satu atau dua tahun," pungkasnya.

Artikel Tag: uli hoeness, Bayern Munich, Paris Saint-Germain, Manchester City

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/uli-hoeness-ejek-psg-dan-man-city-kapan-juara-liga-champions
839  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini