Thomas Partey Dipastikan Absen saat Ghana Hadapi Panama di Piala Dunia 2026

Thomas Partey gagal mendapat izin masuk ke Kanada jelang laga Ghana melawan Panama. (Foto: Ryan Hiscott/Getty Images)
Berita Piala Dunia: Thomas Partey dipastikan tidak akan memperkuat Ghana pada laga pembuka Grup L Piala Dunia 2026 melawan Panama di Stadion Toronto, Kamis (18/6/2026) pagi WIB. Kepastian itu muncul setelah Pengadilan Federal Kanada menolak permohonan darurat yang diajukan Partey untuk memperoleh izin masuk ke Kanada. Putusan tersebut sekaligus mengakhiri upaya hukum dan diplomatik yang dilakukan dalam beberapa hari terakhir.
Hakim Roger Lafrenière, yang menangani sidang di Ottawa pada Selasa waktu setempat, menolak membatalkan keputusan imigrasi Kanada yang sebelumnya menyatakan Partey tidak memenuhi syarat untuk memasuki negara tersebut. Putusan itu keluar kurang dari 48 jam sebelum pertandingan dimulai dan menjadi pukulan besar bagi Ghana yang kehilangan salah satu pemain paling berpengaruh dalam skuad mereka.
Masalah ini bermula ketika otoritas imigrasi Kanada menolak permohonan Visa Tinggal Sementara milik Thomas Partey pada Jumat lalu. Berdasarkan aturan imigrasi Kanada, seseorang dapat dinyatakan tidak memenuhi syarat masuk apabila menghadapi dakwaan pidana di luar negeri yang setara dengan pelanggaran serius dan dapat dikenai hukuman berat apabila dilakukan di Kanada.
Gelandang Villarreal berusia 33 tahun itu saat ini menunggu proses persidangan di Inggris atas tujuh dakwaan pemerkosaan dan satu dakwaan pelecehan seksual yang diajukan Kepolisian Metropolitan London. Kasus tersebut berkaitan dengan tiga perempuan dan disebut terjadi antara 2020 hingga 2022 ketika Partey masih membela Arsenal. Partey sendiri telah menyatakan tidak bersalah atas seluruh dakwaan yang diajukan kepadanya.
Pemerintah setempat sempat berusaha membalikkan keputusan tersebut melalui jalur diplomatik. Kementerian Luar Negeri Ghana menyebut penolakan itu sebagai keputusan yang tidak adil dan mengajukan nota protes resmi kepada pemerintah Kanada. Menteri Luar Negeri Ghana, Samuel Okudzeto Ablakwa, bahkan mengirim surat langsung kepada mitranya di Kanada dengan harapan Partey bisa diizinkan bergabung bersama tim nasional negaranya.
Dalam surat yang diajukan ke pengadilan, Ablakwa menilai pemberian izin masuk kepada Partey akan menjadi simbol persahabatan antara Ghana dan Kanada. Ia menekankan bahwa sang pemain datang untuk menjalankan tugas negara dan mewakili jutaan rakyat Ghana di panggung sepak bola dunia. Namun, pendekatan diplomatik tersebut tidak berhasil mengubah keputusan yang telah diambil otoritas imigrasi Kanada.
Ketika upaya diplomatik menemui jalan buntu, tim hukum Thomas Partey membawa kasus tersebut ke Pengadilan Federal Kanada. Mereka meminta perintah sementara agar Partey dapat melakukan perjalanan ke Toronto untuk menghadapi Panama sambil menunggu keputusan akhir terkait status imigrasinya. Akan tetapi, hakim menilai syarat untuk pemberian bantuan darurat tidak terpenuhi dalam kasus tersebut.
Dalam putusannya, Lafrenière menyatakan petugas imigrasi berhak mempertimbangkan dakwaan yang sedang dihadapi Partey di Inggris saat menilai kelayakan masuk ke Kanada. Hakim juga menolak argumen bahwa seseorang yang belum divonis bersalah tidak dapat ditolak masuk ke negara tersebut. Menurutnya, kepentingan publik dalam penerapan aturan imigrasi tetap harus menjadi prioritas utama.
Dokumen persidangan juga mengungkap fakta lain yang cukup menarik. Formulir imigrasi Kanada milik Partey ternyata tidak diisi langsung oleh sang pemain, melainkan oleh seorang pejabat Asosiasi Sepak Bola Ghana (GFA). Dalam formulir tersebut disebutkan bahwa Partey tidak pernah ditangkap atau didakwa atas tindak pidana apa pun, padahal proses hukum terhadap dirinya di Inggris masih berlangsung hingga saat ini.
Meski gagal tampil melawan Panama, Thomas Partey masih berpeluang bermain pada dua laga berikutnya karena pertandingan tersebut berlangsung di Amerika Serikat, tempat ia telah memiliki visa yang masih berlaku. Pelatih Ghana, Carlos Queiroz, sebelumnya memilih bersikap tenang saat menanggapi situasi tersebut. "Tugas saya adalah memainkan kartu yang ada di tangan saya. Kami menunggu keputusan," ujarnya.
Setelah menghadapi Panama di Stadion Toronto pada Kamis (18/6/2026) pagi WIB, Ghana akan melawan Inggris di Stadion New York New Jersey pada Rabu (24/6/2026) dini hari WIB sebelum menutup fase grup menghadapi Kroasia di Stadion Philadelphia pada Ahad (28/6/2026) dini hari WIB. Jika tidak ada kendala lain, Partey berpeluang kembali memperkuat Ghana pada dua pertandingan tersebut.
Artikel Tag: kanada, panama, ghana, piala dunia 2026, thomas partey
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/thomas-partey-dipastikan-absen-saat-ghana-hadapi-panama-di-piala-dunia-2026

























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini