Thomas Meunier Waspadai Motivasi Besar Iran di Piala Dunia 2026

Thomas Meunier menilai Belgia harus tampil maksimal saat menghadapi Iran. (Foto: Matt McNulty - FIFA/FIFA via Getty Images)
Berita Piala Dunia: Thomas Meunier memperingatkan Belgia untuk mewaspadai motivasi besar Iran menjelang laga Grup G Piala Dunia 2026 pada Senin (22/6/2026) dini hari WIB. Bek veteran itu menilai Iran memiliki dorongan emosional kuat untuk membawa kebahagiaan bagi masyarakat negaranya.
Meunier menegaskan Belgia tidak boleh meremehkan Iran meski kedua tim hanya meraih satu poin pada laga pembuka. Belgia bermain imbang 1-1 melawan Mesir, sementara Iran menahan Selandia Baru 2-2, membuat persaingan di Grup G masih terbuka lebar menjelang pertandingan kedua.
Meunier memahami bahwa situasi yang tengah dihadapi Iran dapat menjadi sumber motivasi tambahan bagi para pemain mereka. Ia menilai rasa patriotisme dan keinginan membahagiakan rakyat dapat membuat sebuah tim tampil melampaui ekspektasi di turnamen besar seperti Piala Dunia.
Membahas lawan yang akan dihadapi, Meunier mengatakan, "Bagi kami ini adalah tantangan tambahan. Saya membayangkan beberapa pemain Iran memiliki anggota keluarga yang terdampak perang. Situasi seperti itu bisa menjadi sumber motivasi yang sangat besar bagi mereka."
Pelatih Belgia, Rudi Garcia, juga menegaskan timnya harus berada dalam kondisi terbaik jika ingin mengamankan kemenangan. Menurut Garcia, hasil imbang melawan Mesir menunjukkan bahwa Belgia masih memiliki beberapa aspek yang perlu diperbaiki sebelum menghadapi Iran.
Garcia merasa timnya mampu menunjukkan kemampuan beradaptasi saat menghadapi Mesir. Setelah sempat kesulitan pada awal pertandingan, Belgia berhasil mengubah pendekatan permainan dan akhirnya mengamankan satu poin yang dinilai penting untuk menjaga peluang lolos ke babak gugur.
Menjelaskan evaluasinya, Garcia mengatakan, "Kami tidak berada pada posisi yang tepat saat pertandingan pertama dan kami melakukan penyesuaian. Kami harus tampil 100 persen dari kemampuan kami jika ingin mengalahkan Iran."
Salah satu perhatian utama Garcia adalah kondisi Romelu Lukaku. Penyerang andalan Belgia itu baru dimainkan selama 25 menit saat menghadapi Mesir, tetapi langsung memberikan dampak besar dengan membantu menekan lini belakang lawan hingga tercipta gol bunuh diri.
Garcia mengakui kualitas Lukaku sangat dibutuhkan tim, tetapi ia juga tidak ingin mengambil risiko yang dapat mengganggu kondisi fisik sang pemain. Karena itu, staf pelatih terus memantau menit bermainnya agar tetap bugar hingga akhir turnamen.
Membahas kondisi Lukaku, Garcia mengatakan, "Kami harus berhati-hati karena mungkin saja tergoda memainkan dia lebih lama dari yang seharusnya. Belgia membutuhkan Romelu untuk seluruh perjalanan di turnamen ini."
Selain fokus pada lawan dan kondisi pemain, Belgia juga berharap mendapatkan kualitas lapangan yang lebih baik di Los Angeles. Mereka sebelumnya mengeluhkan kondisi rumput di Seattle yang dinilai terlalu kering sehingga memengaruhi kecepatan pergerakan bola selama pertandingan melawan Mesir.
Thomas Meunier menyebut lapangan di Los Angeles terlihat lebih ideal untuk permainan cepat yang ingin diterapkan Belgia. Ia berharap kondisi tersebut membantu timnya menampilkan performa yang lebih baik saat menghadapi Iran.
Di luar pembahasan pertandingan, Meunier juga mendapat pertanyaan mengenai dukungan ibunya sepanjang karier sepak bolanya. Dengan senyum, ia mengaku sosok sang ibu memiliki peran penting sejak dirinya masih kecil dan selalu mendampinginya dalam setiap tahap perjalanan sebagai pesepak bola profesional.
Mengenang dukungan keluarganya, Thomas Meunier mengatakan, "Dia adalah manajer saya saat masih muda. Meski ibu saya tidak terlalu memahami sepak bola, dia selalu berada di sisi saya. Rasanya menyenangkan bisa berbicara tentang ibu."
Artikel Tag: belgia, piala dunia, iran, thomas meunier, piala dunia 2026
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/thomas-meunier-waspadai-motivasi-besar-iran-di-piala-dunia-2026

























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini