Tertekan di Leeds United, Bek Ini Alami Depresi dan Kena Mental

Rabu 04 Nov 2026, 17:00 WIB - 119 views
Rasmus Kristensen blak-blakan ungkap perjuangan berat melawan stres dan depresi selama membela Leeds United

Rasmus Kristensen blak-blakan ungkap perjuangan berat melawan stres dan depresi selama membela Leeds United. (Foto: Alex Livesey/Getty Images)

Ligaolahraga.com -

Berita Liga Inggris: Bek kanan berkebangsaan Denmark, Rasmus Kristensen, secara terbuka mengakui bahwa dirinya sempat berjuang melawan masalah stres dan depresi yang parah selama menjalani kariernya bersama klub Inggris, Leeds United.

Pemain bertahan tersebut saat ini tengah membela klub Denmark, FC Midtjylland, yang ia perkuat sejak bursa transfer musim panas usai menjalani satu musim bersama Eintracht Frankfurt. Kepindahan ini menandai kembalinya sang bek ke klub tempat ia menimba ilmu di akademi muda sebelum berkelana ke Ajax pada 2018.

Dari klub raksasa Belanda tersebut, ia kemudian melanjutkan petualangannya ke Red Bull Salzburg selama tiga musim. Performa apiknya membuat Leeds United tergiur untuk mengamankan jasanya dengan nilai transfer mencapai 13 juta euro pada tahun 2019.

Namun, masa baktinya bersama The Whites hanya bertahan selama satu tahun sebelum ia memutuskan pergi dengan status pinjaman ke klub Serie A, AS Roma. Kepindahannya saat itu memanfaatkan klausa khusus dalam kontraknya yang aktif akibat degradasi tim.

Musim berikutnya, Rasmus Kristensen kembali menjalani masa peminjaman bersama klub Bundesliga, Eintracht Frankfurt. Pihak Frankfurt pada akhirnya memutuskan untuk mempermanenkan statusnya dengan biaya transfer sebesar 6 juta euro pada musim panas lalu.

Secara keseluruhan, kariernya di Elland Road memang terbilang gagal setelah hanya mencatatkan 30 penampilan dan diakhiri dengan tragedi degradasi klub pada tahun 2023. Pencapaian buruk tersebut diakui Kristensen sangat jauh dari ekspektasi awal yang ia bayangkan saat pertama kali datang.

Pengalaman pahit tersebut menyisakan trauma mendalam baginya. Dalam sebuah wawancara bersama Ajax Life, Rasmus Kristensen mengungkapkan bahwa seluruh waktunya di Elland Road diwarnai oleh rasa stres dan depresi yang datang secara terus-menerus..

"Saya berjuang melawan stres dan depresi. Pada akhir musim itu, saya benar-benar hancur. Saya biasa mendefinisikan diri saya semata-mata sebagai seorang pesepak bola. Apakah saya sedang berjalan melintasi kota atau duduk di restoran, saya akan selalu terobsesi dengan sesi latihan atau pertandingan berikutnya. Ketika Anda hidup seperti itu, Anda akan berakhir lelah secara mental," kata Kristensen.

Langkah peminjaman ke Roma rupanya tidak memberikan banyak kebebasan dari perasaan tertekan tersebut. Lingkungan baru di Italia justru terbukti menjadi tempat yang jauh lebih berat dan menuntut baginya sebagai seorang pesepak bola profesional.

"Roma itu indah, tetapi saya tidak bisa menemukan kegembiraan di sana sebagai pesepak bola. Saya merasakan tekanan di mana pun saya bermain. Di Italia, sepak bola adalah agama, bahkan lebih dari di Leeds atau Amsterdam," tambah Kristensen.

Kondisinya baru mulai membaik saat membela Frankfurt, terutama dipicu oleh kelahiran putra pertamanya yang membantu mengalihkan fokus dari tekanan dunia sepak bola. Momen berharga tersebut membantunya melihat kehidupan dari perspektif yang lebih luas.

"Sebelumnya, jika saya menjalani sesi latihan yang buruk, saya akan berpikir hal-hal negatif tentang sepak bola. Sekarang, ketika saya sampai di rumah, lebih mudah untuk melihat segala sesuatunya dari perspektif lain. Sebagai seorang ayah, saya bisa lebih menikmati permainan ini," tuturnya.

Kini, bek berusia 29 tahun tersebut merasa lega bisa kembali membela klub lamanya. Setelah melewati masa-masa sulit di Leeds United, Roma, dan Frankfurt, ia mengaku tidak bisa menolak kesempatan untuk membawa keluarga kecilnya pulang ke kampung halaman. "Istri saya dan saya benar-benar menghargai memiliki keluarga dan teman-teman yang dekat lagi dengan kami," pungkas Kristensen.

Artikel Tag: fc midtjylland, leeds united, rasmus kristensen

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/tertekan-di-leeds-united-bek-ini-alami-depresi-dan-kena-mental
119
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini