Tancredi Palmeri Ungkap Penyebab Kekacauan Yang Terjadi di AC Milan

Penulis: Uphit Kratos
Minggu 31 Mei 2026, 16:20 WIB - 281 views
Tancredi Palmeri

Tancredi Palmeri

Ligaolahraga.com -

Berita Liga Italia: Komentator Sportitalia, Tancredi Palmeri menilai kekacauan yang terjadi di AC Milan disebabkan tiga faksi yang saling sikut. Zlatan Ibrahimovic jadi sorotan.

Dalam editorialnya untuk Sportitalia, Tancredi Palmeri, melancarkan kritik pedas terhadap situasi internal AC Milan. Ia mengaku belum pernah melihat kekacauan di langit terbuka yang lebih parah dari apa yang terjadi di kubu Rossoneri saat ini.

Milan disebutnya memiliki tiga faksi yang justru membawa tim terpuruk. Palmeri merinci faksi-faksi tersebut. Pertama, ada Max Allegri dan Igli Tare yang meski tidak sepenuhnya koalisi, setidaknya saling mendukung.

Kedua, ada Giorgio Furlani dan Geoffrey Moncada, di mana Furlani disebutnya melampaui batas tugasnya sebagai pengurus keuangan. Lalu naik ke atas, ada Gerry Cardinale dan Zlatan Ibrahimovic.

Menurut Palmeri, Cardinale memainkan peran sebagai sosok tak berdaya yang tidak mengerti apa yang terjadi atau mungkin terlalu overestimate terhadap dirinya sendiri.

Sementara itu, Ibrahimovic digambarkan sebagai faksi ketiga yang bergerak sendiri. Ia disebut alergi bekerja keras dari pagi hingga malam, namun justru telah berkomplot di balik bayang-bayang untuk menyingkirkan semua orang.

"Bordello a cielo aperto" atau rumah bordil di langit terbuka, begitu Palmeri menutup kritiknya. Ia menegaskan bahwa sebelum memilih keputusan yang mungkin salah, premis dan garis komando di Milan justru menjadi bom waktu yang siap meledak.

Milan sendiri saat ini sedang memulai proses rebuild, dimulai dengan mencari sosok baru untuk mengisi empat kursi kosong, mulai dari pelatih kepala, CEO klub, direktur olahraga dan kepala pemandu bakat.

Artikel Tag: ac milan, liga italia

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/tancredi-palmeri-ungkap-penyebab-kekacauan-yang-terjadi-di-ac-milan
281
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini