Super League Wajibkan Asisten Lokal, Timnas Indonesia Perlu Ikuti Jejak?

Penulis: Abdi Ardiansyah
Selasa 23 Jun 2026, 21:44 WIB - 118 views
John Herdman pelatih Timnas Indonesia

John Herdman pelatih Timnas Indonesia

Ligaolahraga.com -

Berita Timnas: I.League resmi menerapkan aturan baru yang mewajibkan klub Super League memiliki unsur pelatih lokal dalam jajaran staf kepelatihan. Kebijakan tersebut kemudian memunculkan pertanyaan, mengapa Timnas Indonesia yang ditangani John Herdman justru belum memiliki asisten pelatih lokal?

Kompetisi sepak bola Indonesia memasuki babak baru setelah I.League memperkenalkan sejumlah regulasi untuk musim 2026-2027. Salah satu aturan yang paling menyita perhatian adalah kewajiban bagi klub Super League untuk menyertakan pelatih lokal dalam struktur kepelatihan mereka.

Aturan tersebut berlaku khusus bagi klub yang menggunakan pelatih kepala asing. Dalam kondisi itu, setidaknya harus ada satu asisten pelatih lokal yang menjadi bagian dari staf teknis tim.

Direktur Kompetisi I.League, Asep Saputra, menjelaskan bahwa persyaratan lisensi pelatih tidak mengalami perubahan. Pelatih kepala tetap diwajibkan memiliki lisensi AFC Pro atau kualifikasi setara.

"Dari sisi ofisial tim, tidak ada perubahan terkait persyaratan pelatih kepala. Standarnya tetap sama, yakni harus memiliki lisensi AFC Pro atau yang setara," kata Asep.

Ia menambahkan bahwa setiap klub Super League kini wajib melibatkan pelatih lokal dalam tim kepelatihan apabila dipimpin pelatih asing.

"Ada satu catatan yang kami sampaikan kepada seluruh klub Super League, yaitu dalam struktur kepelatihan teknis harus terdapat unsur pelatih lokal. Artinya, jika pelatih kepala berasal dari luar negeri, maka setidaknya salah satu asisten pelatih harus merupakan pelatih lokal," ujarnya.

Kebijakan tersebut dinilai sebagai upaya mempercepat transfer ilmu dan pengalaman dari pelatih asing kepada pelatih Indonesia. Dengan keterlibatan langsung dalam tim kepelatihan, pelatih lokal diharapkan memperoleh pengalaman yang dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia sepak bola nasional.

Namun, regulasi tersebut hanya berlaku untuk kompetisi yang berada di bawah naungan I.League. Situasi berbeda terlihat di Timnas Indonesia yang berada di bawah kewenangan PSSI.

Sejak ditangani John Herdman, komposisi staf kepelatihan Timnas Indonesia masih didominasi tenaga asing. Dalam agenda FIFA Matchday terakhir, tidak terlihat nama asisten pelatih lokal dalam daftar staf teknis tim nasional.

Padahal sebelumnya PSSI sempat menyampaikan keinginan untuk menghadirkan pelatih lokal dalam jajaran staf Herdman. Langkah tersebut dianggap penting untuk melanjutkan peran yang pernah dijalankan Nova Arianto saat mendampingi Shin Tae-yong selama beberapa tahun.

Saat ini, satu-satunya nama lokal yang terlibat langsung di area teknis Timnas Indonesia adalah dokter tim Dicky Mohammad Shofwan. Selebihnya, posisi manajer tim, asisten pelatih, pelatih kiper, pelatih fisik, fisioterapis, hingga ofisial tim masih diisi tenaga asing.

Kondisi tersebut memunculkan diskusi menarik. Jika klub-klub peserta Super League diwajibkan memberi ruang bagi pelatih lokal, banyak pihak menilai Timnas Indonesia juga dapat menerapkan prinsip serupa demi mendukung regenerasi dan pengembangan pelatih nasional.

Artikel Tag: liga indonesia, timnas indonesia, super league

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/super-league-wajibkan-asisten-lokal-timnas-indonesia-perlu-ikuti-jejak
118
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini