Supardi Bahas Soal Nasib Kompetisi Bersama Teman di Asosiasi

Penulis: M. Aldi
Minggu 18 Okt 2020, 21:45 WIB
Kapten tim Persib, Supardi

Supardi ketika berlatih (foto : Persib official)

Berita Liga 1 Indonesia : Belum ada kejelasan dari Liga 1 2020 kapan akan mulai bergulir kembali. Kondisi ini lalu membuat Supardi Nasir banyak berdiskusi dengan pesepakbola lain di Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesua (APPI) membahas nasib kompetisi.

Dari sana, Supardi mengakui bahwa semua pemain merasakan kegelisahan yang sama. Mereka juga sangsi liga akan mulai bergulir pada 1 November sesuai keinginan semua klub dan PSSI. Karena pihak kepolisian juga sudah menyatakan bahwa belum akan memberikan izin pertandingan.

Kapten kesebelasan Persib itu pun menyebut bahwa saat ini posisi pemain tidak bisa berbuat apapun. Mereka hanya bisa mengikuti instruksi dari pelatih. Seperti dia bersama tim Maung Bandung yang tetap berlatih mengantisipasi Liga 1 2020 dibolehkan mentas dalam waktu dekat.

"Teman-teman juga sama, mereka masih meragukan liga bisa dilanjutkan 1 November sampai kemarin kita ngobrol. Tapi sejauh itu ya ga bisa berbuat apa-apa, kecuali kita bisa mempersiapkan diri kita kalaupun liga jadi kita sudah siap. Kalau di masalah lain contohnya tim itu ranah manajemen," kata Supardi ketika diwawancara.

Bek kanan senior ini lalu teringat dengan kejadian nyaris sama pada 2015 lalu. Saat itu kompetisi sama-sama terhenti ketika baru memulai musim, namun penyebabnya berbeda. Saat itu liga dihentikan karena PSSI dibekukan oleh Kemenpora, lalu disanksi oleh FIFA.

Seolah deja vu, karena Persib musim ini dan di lima tahun lalu sama-sama sedang dalam performa yang apik. Kemenangan mampu disapu bersih tapi liga harus dihentikan. Dikatakan olehnya, untuk melanjutkan momentum bukan pekerjaan mudah.

"Ini pernah dirasakan untuk kedua kalinya ya, di 2015 itu waktu force majure. Dan yang saya sangat sayangkan itu di tim yang kondisinya lagi on fire, karena tidak mudah untuk menemukan kondisi tim yang mentalnya sedang naik," terang pemain asal Pekanbaru tersebut.

Saat ini muncul adanya opsi untuk mengubah format liga di lanjutan musim 2020. Mulai dari membagi tim-tim kontestan menjadi dua wilayah hingga jadi menggelar turnamen sebagai pengganti liga. Supardi pun mengaku belum bisa berbicara panjang lebar.

Namun jika opsi turnamen yang jadi pilihan, tentunya itu harus dipikirkan matang-matang. Karena turnamen tentunya dimainkan dalam sistem gugur, yang mana tim yang menelan kekalahan di awal langsung tersingkir, dan tidak bermain lagi.

"Soal itu mungkin saya belum bisa berkomentar karena saya belum tahu formatnya itu seperti apa, apakah seperti Piala Presiden atau yang lain. Tetapi idealnya seperti kompetisi normal, kalau turnamen sih saya belum bisa komentar karena berbicara turnamen nanti akan ada tim yang tidak lolos dan tidak main," tukasnya.

Artikel Tag: Supardi, Persib, Liga 1 2020

621  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini