Simon Kjaer: Cedera Lutut di Genoa Hentikan Era Keemasan Saya

Simon Kjaer
Berita Liga Italia: Simon Kjaer akhirnya bicara blak-blakan soal cedera paling tragis dalam kariernya. Mantan bek AC Milan itu mengenang kembali cedera saat melawan Genoa.
Musim 2021/22 seharusnya jadi puncak karier Simon Kjaer. Ia tampil luar biasa bersama Rossoneri dan baru saja finis di posisi ke-18 dalam pemungutan suara Ballon d'Or. Sebuah pencapaian luar biasa untuk seorang bek yang jarang jadi sorotan.
"Cedera adalah sebuah tahapan dalam karier seorang pemain. Cedera itu melawan Genoa menghentikan masa prima saya. Saat itu saya adalah kandidat Ballon d'Or, finis di posisi ke-18," kenangnya.
"Tapi ini adalah sebuah perjalanan. Saya mengalami cedera ini di usia yang sangat positif sekaligus sangat negatif.”
“Negatif karena di usia 30 tahun tubuhmu bereaksi lebih lambat. Tapi itu mengajari saya apa artinya konsisten dan bekerja 15 sampai 16 jam sehari demi sebuah tujuan. Itu mengajari saya banyak hal."
Meski hanya bermain di paruh pertama musim, Kjaer tidak pernah merasa terpisah dari trofi Scudetto yang akhirnya dimenangkan Milan.
"Di tahun kami memenangkan Scudetto, saya selalu merasa bahwa saya juga memenangkannya, sama seperti yang lain. Tentu saja, jika saya punya pilihan, saya akan menghindarinya,"
“Saya juga berhenti karena saya telah mencapai impian saya untuk menang bersama AC Milan. Kemudian saya mencapai titik di mana saya sudah cukup tua untuk berhenti, dan para pemain muda juga sudah cukup tua sehingga saya tidak akan menikmati bermain lagi.”
Artikel Tag: ac milan, liga italia, simon kjaer
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/simon-kjaer-cedera-lutut-di-genoa-hentikan-era-keemasan-saya

























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini