Sesalkan Ending Pahit di AC Milan, Massimo Ambrosini: Kurang Kejelasan

Massimo Ambrosini
Berita Liga Italia: Massimo Ambrosini mengaku masih menyisakan luka atas cara AC Milan mengakhiri masa baktinya pada 2013. Kurang kejelasan sebagai penyebab kekecewaannya.
Dalam wawancara di podcast Derbyssimo Legends x MilanNews, mantan kapten AC Milan setelah era Paolo Maldini, Massimo Ambrosini menceritakan pahitnya perpisahan setelah 18 tahun membela klub.
Saat itu dia tidak mendapatkan perpanjangan kontrak dan merasa tidak diperlakukan dengan hormat oleh manajemen.
"Karena cara keputusannya dibuat. Jika saya yang membangun karir saya, saya akan mengakhirinya di AC Milan, tanpa keraguan. Saya belum siap meskipun mereka telah membantu saya dengan cara yang berbeda, tetapi saya akan mencernanya dengan sedikit lebih tenang.” ujar Ambrosini.
Pada 11 Juni 2013, CEO Milan Adriano Galliani konfirmasi klub tidak perpanjang kontrak Ambrosini yang berusia 36 tahun. Keputusan ini kontras dengan Christian Abbiati dan Daniele Bonera, yang justru mendapatkan kontrak baru.
"Kejelasan. Pada saat itu, saya tidak merasakan tanggung jawab untuk berbicara dengan jelas. Tanggung jawab atas keputusan itu sedikit dialih-alihkan. Itu mengganggu saya, karena jika mereka memanggil saya dan berterima kasih atas segalanya, apa yang bisa Anda katakan kepada mereka?”
Ia mengaku masih merasakan ada "lubang kecil" di hati dan pikirannya karena tidak mendapatkan kesempatan untuk mengucapkan selamat tinggal yang layak.
"Tidak memiliki kesempatan untuk menutup lingkaran, semacam perpisahan, saya masih memiliki lubang kecil yang hilang di hati saya, di kepala saya. Saya tahu saya tidak akan mengisinya,"
Artikel Tag: ac milan, liga italia, massimo ambrosini
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/sesalkan-ending-pahit-di-ac-milan-massimo-ambrosini-kurang-kejelasan
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini