Selisik Taktik Barcelona dengan Philippe Coutinho

Penulis: Rei Darius
Senin 08 Jan 2018, 23:30 WIB - 6449 views
Selisik Taktik Barcelona dengan Philippe Coutinho

Coutinho resmi gabung Barcelona (Image: FC Barcelona)

Ligaolahraga.com -

Berita Liga Spanyol: Impian Philippe Coutinho untuk bergabung dengan Barcelona telah terpenuhi setelah mahar sebesar 160 juta euro (2,5 triliun rupiah) disepakati pada hari Sabtu (6/1) lalu, namun di manakah posisinya dalam tim asuhan Ernesto Valverde tersebut?

Semenjak Neymar hengkang ke PSG di musim panas lalu, Coutinho telah menjadi target utama bagi La Blaugrana bersama dengan Ousmane Dembele yang mendarat pada akhir bulan Agustus dari Borussia Dortmund, selagi Liverpool bersikeras untuk mempertahankan sang playmaker asal Brasil tersebut.

Negosiasi tak pernah selesai hingga hari terakhir bursa transfer, namun demikian, beberapa bulan kemudian Coutinho akhirnya resmi bergabung dengan Barca, meski dia tidak akan dibolehkan tampil di Liga Champions hingga musim ini berakhir karena sudah pernah bermain untuk Liverpool.

Jadi bagaimanakah dia akan digunakan di Barcelona? Akankah dia benar-benar mengisi posisi yang ditinggalkan Neymar pada sayap kiri? Akankah perekrutannya adalah pertanda Barca akan kembali ke formasi 4-3-3? Atau ia akan bermain di posisi Andres Iniesta?

1. 4-3-3, Sebagai Penyerang Sayap Kiri

Jawabannya mungkin adalah iya untuk semua pertanyaan itu. Ernesto Valverde sudah menggunakan beragam formasi di musim ini, termasuk 4-3-3, 4-2-3-1, 3-5-2 namun yang paling sering adalah 4-4-2 dan dia akan mengetahui bahwa Coutinho adalah seorang pemain yang cocok dalam setiap formasi itu.

Jika dipilih sebagai pengganti Neymar di sisi sayap kiri lini serang, Coutinho akan bermain bersama Luis Suarez dan Lionel Messi. Trio MSN mungkin sudah berakhir, namun trio lini serang yang baru kini bisa menjadi lebih menakutkan dan itu akan membolehkan sang mega bintang asal Argentina untuk bermain lebih ke dalam atau dengan Dembele di sisi sayap kanan, tanpa Suarez jika memang diperlukan.

Coutinho sering bermain di sayap kanan untuk timnas Brasil demi memaksimalkan Neymar di posisi terbaiknya, namun eks pemain Liverpool itu lebih suka untuk bermain di sisi kiri dan benar-benar bisa menjadi pengganti kompatriotnya tersebut.

Neymar mengungkapkan pada bulan September bahwa Coutinho berada dalam momen kesedihan yang sangat besar setelah kegagalannya untuk pindah ke Barcelona dan eks pemain timnas Brasil serta Barcelona lainnya, Rivaldo, mengklaim bahwa playmaker berusia 25 tahun itu bisa bersinar di Camp Nou.

2. 4-3-3, Sebagai Gelandang di Kiri

Waktu akan membuktikan apakah perkataan Rivaldo benar atau salah, namun karena Barcelona juga sudah telanjur mendatangkan Dembele, maka Coutinho bisa jadi dipandang sebagai pengganti jangka panjang bagi Iniesta yang sudah memasuki usia senja.

Iniesta masih menjadi andalan hingga kini bagi Valverde, namun bukanlah kejutan jika dia tak bisa bermain di setiap pertandingan dalam sepanjang musim. Namun demikian, dengan adanya Coutinho, maka dia bisa lebih sering beristirahat dan memaksimalkan kemampuannya untuk laga penting, misal di Liga Champions karena Coutinho tak bisa bermain di kompetisi tersebut.

"Saya melihatnya sebagai pemain yang sangat hebat untuk mengalirkan bola, dengan talenta yang sangat besar," ucap Iniesta soal Coutinho pada bulan Desember lalu. "Dia menggunakan kedua kakinya, dia mencetak gol, berkombinasi dengan sangat baik, dia bisa menghubungkan antara lini tengah dan lini serang."

"Dia adalah pemain dengan profil yang sangat cocok dengan kami dan dia akan menjadi rekrutan yang sangat baik jika benar-benar didatangkan. Saya tidak melihatnya sebagai pesaing, namun sebuah keuntungan besar untuk klub."

3. 4-4-2, Sebagai Sayap Kiri dengan Dembele di Kanan

Itu juga yang jadi pemikiran bagi Valverde yang menyimpulkan musim Barca di tahun lalu, ketika kandas di La Liga dari Real Madrid dan tersingkir dari Liga Champions di babak perempatfinal, yaitu mereka memerlukan skuat yang lebih besar dan kuat.

Ketika Neymar hengkang, Barca memutuskan untuk mengejar dua pemain top (Dembele dan Coutinho) daripada memilih salah satunya saja, selagi Paulinho dan Nelson Semedo juga menambah kualitas skuat sejak direkrut pada musim panas lalu.

Alternatif lainnya untuk Valverde adalah tetap dengan menggunakan formasi 4-4-2 dan memainkan Coutinho dan Dembele sebagai winger di kedua sisi, itu adalah sesuatu yang sudah pernah dicobanya dengan sejumlah pemain sayap lain di musim ini, sedangkan lini serang kembali menduetkan Suarez bersama dengan Messi.

"Kami akan mencari tahu apakah dia akan datang atau tidak," ucap Valverde soal Coutinho jelang laga kontra Celta Vigo di Copa del Rey pekan lalu. "Dia adalah seorang pemain yang hebat. Kami menghormati Liverpool dan sang pemain."

Itu adalah respon yang cukup diplomatis dari sang pelatih, namun nampaknya dia memang sudah tahu bahwa Coutinho akan datang, juga bagaimana dia akan menyiapkan tempat bagi sang playmaker di klub. Namun di mana pun dia akan dimainkan, Coutinho akan membuat tim ini menjadi lebih kuat untuk sisa musim ini, juga untuk tahun-tahun mendatang.

Artikel Tag: barcelona, andres iniesta, lionel messi, luis suarez, neymar, philippe coutinho, ousmane dembele, ernesto valverde

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/selisik-taktik-barcelona-dengan-philippe-coutinho
6449
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini