Sarankan Kembali ke Catenaccio, Ruud Gullit: Tiki Taka Bukan Untuk Italia

Penulis: Uphit Kratos
Selasa 21 Apr 2026, 19:50 WIB - 182 views
Ruud Gullit

Ruud Gullit

Ligaolahraga.com -

Berita Liga Italia: Legenda AC Milan, Ruud Gullit, mendesak Timnas Italia untuk kembali ke identitas asli mereka di sektor pertahanan dan tidak memaksakan gaya tiki-taka.

Pria asal Belanda tersebut memberikan saran berharga bagi Gli Azzurri agar bisa memulihkan kebanggaan nasional mereka. Menurutnya, DNA sepak bola Italia adalah memiliki bek-bek terbaik di dunia.

Ruud Gullit menyampaikan pendapatnya setelah melihat kegagalan beruntun Italia untuk lolos ke putaran final Piala Dunia dalam 3 edisi terakhir secara berturut-turut, termasuk kegagalan menuju turnamen tahun 2026.

Mantan peraih Ballon d'Or tersebut menekankan bahwa kesuksesan terakhir Italia meraih trofi bergengsi sebagian besar didasarkan pada ketangguhan lini belakang yang dikomandoi oleh Leonardo Bonucci dan Giorgio Chiellini.

"Anda harus kembali ke DNA Italia, yaitu bek-bek yang bagus, penjaga gawang yang hebat, dan penyerang yang tajam," ujar Gullit saat diwawancarai oleh Sky Sport Italia.

Ia menambahkan bahwa fokus pada pertahanan bukan berarti tim harus menerapkan strategi bertahan total atau "parkir bus", melainkan menghidupkan kembali kualitas individu bek yang luar biasa seperti di masa lalu.

Gullit memberikan contoh nama-nama besar seperti Paolo Maldini yang melegenda di lini pertahanan, serta Fabio Cannavaro yang bahkan berhasil memenangkan Ballon d'Or berkat kemampuan bertahannya.

Kritik Gullit tertuju pada tren sepak bola saat ini di mana semua tim mencoba meniru gaya tiki-taka dan membangun serangan dari area kotak penalti sendiri, namun menurutnya gaya tersebut tidak cocok untuk semua tim.

Artikel Tag: ac milan, timnas italia, tiki - taka, ruud gullit

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/sarankan-kembali-ke-catenaccio-ruud-gullit-tiki-taka-bukan-untuk-italia
182
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini