Salah Satu Alasan Spasojevic Makin Cinta Indonesia Adalah Pancasila

Penulis: Dayat Huri
Selasa 02 Jun 2020, 19:00 WIB
Salah Satu Alasan Spasojevic Makin Cinta Indonesia Adalah Pancasila

Penyerang naturalisasi Bali United, Ilija Spasojevic/foto dok Bali United

Berita Liga 1 Indonesia: Berstatus sebagai pemain naturalisasi tak mengurangi rasa cinta seorang Ilija Spasojevic terhadap Indonesia. Penyerang Bali United itu menyebut, bahwa salah satu alasannya mencintai Indonesia adalah ideologi Pancasila.

Setiap 1 Juni, Indonesia memang memperingati hari lahir Pancasila. Itu merupakan momen sebagai peringatan akan perenungan kesatuan bangsa Indonesia.

Tidak lahir di Indonesia dan sempat berstatus pemain asing di awal-awal kedatangannya, penyerang berdarah Montenegro itu mengaku kagum dengan ideologi Pancasila. Dan hal itu semakin memupuk rasa cintanya terhadap Indonesia.

"Salah satu alasan saya cinta sama Indonesia adalah ideologi Indonesia yaitu Pancasila. Selamat hari lahir Pancasila," ujar Spaso dalam postingan terbaru akun Instagramnya seperti dilansir laman resmi Bali United.

Semoga dengan peringatan hari lahir Pancasila ini, semua rakyat termasuk Semeton setia Bali United semakin mencintai negara Indonesia.

Ilija Spasojevic sendiri saat ini tetap rutin berlatih secara mandiri meski kompetisi sepak bola tanah air tengah diliburkan karena pandemi virus Corona atau Covid-19.

Ia tentunya berharap agar pandemi ini segera berakhir dan ia bisa kembali menjalani pertandingan seperti situasi normal. Apalagi timnas Indonesia masih memiliki sejumlah agenda penting tahun ini, seperti melakoni pertandingan lanjutan di babak Kualifikasi Piala Dunia Zona ASEAN.

Bersama tim Bali United di Liga 1 2020, Ilija Spasojevic penyerang 32 tahun itu baru tampil dalam satu pertandingan karena sempat mengalami cedera di dua laga awal. Ia tampil pertama kali musim ini kala Serdadu Tridatu menaklukkan Madura United dengan skor 3-1 pada 15 Maret 2020. Setelahnya, Liga 1 dihentikan untuk sementara waktu.

Artikel Tag: Liga 1, Bali United, Ilija Spasojevic

518  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini