Rumah Terendam Banjir, Saiful Harus Mengungsi ke Ruko

Penulis: M. Aldi
Senin 22 Feb 2021, 17:30 WIB
Saiful ketika berlatih

Saiful ketika berlatih bersama Persib (foto : Persib Official)

Berita Liga 1 Indonesia : Musibah banjir menimpa gelandang muda Persib Bandung, Saiful. Akibat dari genangan air yang menyerang rumahnya, dia bahkan harus mengungsi ke ruko dan banyak barang-barangnya yang rusak.

Bencana banjir memang tengah melanda sejumlah kawasan di Indonesia. Karawang yang merupakan daerah asal Saiful pun harus terkena dampaknya. Rumahnya yang terletak di Desa Sukaharja, Kecamatan Telukjambe Timur, Karawang, turut jadi korban.

Luapan sungai lantaran curah hujan yang tinggi mendatangi rumah pemain berusia 18 tahun ini. Genangan air pun cukup tinggi karena mencapai sekitar 1,5 meter. Gelandang yang akrab disapa Ipul pun mengabadikan kondisi rumahnya lewat positingan di akun instagramnya.

Meskipun dia tidak mengalami cedera karena bencana banjir ini, namun rumahnya tenggelam oleh genangan air. "Kondisi saya alhamdulillah baik, banjirnya sekitar sebibir saya di rumah," tutur Saiful ketika diwawancara.

Diakui olehnya bahwa memang bukan hanya satu kali rumahnya kebanjiran. Bahkan dua pekan lalu saja musibah yang serupa dialami olehnya meski tinggi air hanya selutut. Tapi untuk kali ini, dia terpaksa mengungsi.

Sejak Sabtu pagi air sudah mulai menggenani rumahnya dan hujan deras makin membuat parah. "Mulai banjir itu kemarin Sabtu pagi, ngungsinya di depan ruko sih," terang jebolan Diklat Persib Bandung tersebut.

Karena air yang nyaris menenggelamkan rumahnya itu membuat banyak peralatan di rumahnya menjadi rusak. Terutama alat elektronik yang tidak boleh kebasahan. "Barang-barang yang rusak paling seperti elektronik sih," ujarnya.

Sang pemain mengaku sudah lelah terus diganggu banjir saat curah hujan tinggi. Ipul berharap ke depan ada penanganan yang serius supaya musibah ini tidak datang terus menerus. Karena ini sangat menyiksa terutama bagi ibu dan bapaknya.

Dia mengaku bencana ini hampir selalu dialami pada setiap tahunnya. "Harapan saya ke depannya, semoga saja banjir ini engga akan terjadi lagi, karena sedih saja pasti ngelihat orang tua kaya gini," tukasnya.

Di tengah pandemi covid-19, memang masalah yang dihadapi terbilang miris. Karena selain banjir, dia juga harus dihadapkan pada melonjaknya harga cabai di pasaran. Karena kondisi itu juga membuat usaha seblak yang dirintis ibunya harus terhenti pula.

Artikel Tag: Saiful, Banjir, Persib

401  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini