Ruben Amorim Turunkan Garis Pertahanan dan Atur Ulang Tengah Milan

Ruben Amorim
Berita Liga Italia: Setelah unggul 2-0, AC Milan ambil risiko dengan Ruben Amorim memilih untuk turunkan garis pertahanan 4 meter, atur Christian Pulisic dan Adrien Rabiot.
Setelah unggul 2-0 atas Inter Milan, AC Milan mengubah bentuk menjadi 5-2-3 untuk menghadapi serangan Inter yang berusaha bangkit. Milan akhirnya menang 3-1, dan analisis taktik di SempreMilan memuat perincian cara Ruben Amorim mengelola laga.
Dengan garis pertahanan yang tinggi, Inter mencoba memanfaatkan kecepatan Thuram lewat bola terobosan lambung ke ruang di belakang bek.
Menurut analisis itu, Milan mengambil risiko besar: trio depan Rabiot, Pulisic, dan Ramos tetap menekan tinggi, sementara 5 bek bertahan di posisi. Akibatnya muncul jarak besar antara kedua lini yang dimanfaatkan Inter dalam serangan balik.
Di babak kedua, prioritas Amorim adalah mengelola pertandingan. Ia menurunkan garis pertahanan sekitar 4 meter dan mendorong Milan lebih banyak mengalirkan bola di area sendiri untuk menghindari risiko tidak perlu, sementara Inter harus mengejar.
Milan juga lebih sering memakai umpan panjang untuk memanfaatkan ruang di belakang Inter lewat serangan balik.
Inter awalnya unggul jumlah di area tengah, tetapi Amorim menjawabnya dengan meminta Pulisic dan Rabiot turun lebih dalam hingga membentuk segitiga lini tengah.
Pulisic juga diminta mengikuti pergerakan Bisseck dan mengutamakan tugas bertahan, sehingga lebih berperan sebagai gelandang daripada nomor 10. Musah diberi peran bebas di depan pertahanan sebagai penyaring.
Pada upaya terakhirnya, Chivu memasukkan Dimarco, Bonny, dan 2 gelandang lain sehingga Inter beralih ke 3-4-3. Skema itu sempat merepotkan sisi kanan Milan lewat Bonny dan Dimarco.
Artikel Tag: ac milan, liga italia, ruben amorim
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/ruben-amorim-turunkan-garis-pertahanan-dan-atur-ulang-tengah-milan
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini