Robert Tidak Lakukan Simulasi Perjalanan Tandang Menggunakan Bus

Penulis: M. Aldi
Rabu 09 Sep 2020, 21:30 WIB
Robert ketika memberi instruksi kepada pemain saat latihan

Pelatih Persib, Robert Rene Alberts (Foto : Persib Official)

Berita Liga 1 Indonesia : Robert Rene Alberts sulit untuk membawa anak asuhnya melakukan simulasi perjalanan tandang. Memang ada regulasi baru bahwa setiap tim hanya dibolehkan memakan bus ketika melawat ke markas tim lain.

Biasanya setiap klub melakukan perjalanan menggunakan alat transportasi umum seperti pesawat dan kereta. Tapi karena PSSI ingin resiko penyebaran covid-19 kepada awak tim ditekan maka kebijakan ini diambil.

Robert mengaku sebenarnya dia ingin melakukan simulasi bagi anak asuhnya untuk berkendara jauh ke kota lain. Namun itu tidak bisa diwujudkan karena akan melelahkan dan mengurangi waktu persiapan tim jelang restart Liga 1 2020.

"Kami tidak bisa melakukan simulasi perjalanan dengan berkendara selama 15 jam. Kami hanya bisa bersiap semampu kami. Dan kami juga harus bisa mengatur bagaimana kami melakukan perjalanan," kata pria 65 tahun ini saat ditemui.

Baginya yang terpenting saat ini adalah merancang program yang efektif ketika melakukan perjalanan tandang. Persib dijadwalkan memainkan laga tandang beruntun melawan Madura United (bermarkas di Sidoarjo) dan Barito Putera (berkandang di Yogyakarta).

Untuk itu Robert akan membawa anak asuhnya berangkat lebih awal sebelum tanggal 4 Oktober. Lalu setelah itu Persib memilih untuk langsung bertolak ke Yogyakarta dan menetap disana sebelum pulang ke Bandung.

"Seperti menghadapi dua laga awal (tandang) kami harus pergi menuju Surabaya dan perhitungannya akan memakan waktu 12 jam menggunakan bus. Dan bukan hanya satu bus, tapi dua bus dan satu mobil karena kami harus membawa peralatan," ujarnya.

"Lalu setelah itu saya pikir Surabaya menuju Yogya (kandang Barito) 4-5 jam. Dan ketika melakukan perjalanan lebih dari 5 jam tentu itu melelahkan bagi pemain dan official. Jadi ini akan menjadi perjalanan panjang untuk dua pertandingan dan kami akan berada 11 hari di luar Bandung," lanjutnya.

Pelatih asal Belanda ini mengaku bahwa peraturan tersebut sangat melelahkan dan menguras energi pemain. Karena setelah itu dua laga kandang akan langsung dihadapi. Namun dirinya mengatakan Persib harus siap menghadapi ini.

"Ketika kembali, tentu kami kelelahan dan setelah itu kami langsung bertanding lagi di kandang. Jadi itu akan sangat berdampak pada liga dan hasil akhir. Kami harus sangat siap untuk itu," tandas mantan pelatih Arema ini.

Artikel Tag: Robert, Persib, Bus

385  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini