Regis Le Bris Tak Gentar Sunderland Kembali Diremehkan

Sabtu 22 Agu 2026, 04:00 WIB - 99 views
Regis Le Bris justru menikmati status Sunderland sebagai tim underdog

Regis Le Bris justru menikmati status Sunderland sebagai tim underdog. (Foto: Jean Catuffe/Getty Images)

Ligaolahraga.com -

Berita Liga Inggris: Regis Le Bris menyambut status Sunderland sebagai tim yang kembali diremehkan menjelang musim baru Premier League. The Black Cats diprediksi kesulitan setelah finis ketujuh dan lolos ke Liga Europa musim lalu, tetapi Le Bris percaya timnya mampu kembali mengejutkan banyak pihak selama tetap berpegang pada identitas dan prinsip yang membawa mereka sejauh ini.

Sunderland menghadapi tantangan lebih besar musim ini karena harus membagi perhatian antara Premier League dan kompetisi Eropa. Namun, aktivitas klub di bursa transfer sejauh ini relatif terbatas dengan Thomas Meunier sebagai satu-satunya tambahan. Le Bris justru melihat situasi tersebut sebagai kesempatan untuk mempertahankan mentalitas underdog yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan mereka.

"Jika mengikuti prediksi para pakar dan odds, saya rasa sulit untuk bersikap positif. Namun, dua musim lalu kami diperkirakan finis di papan tengah dan akhirnya promosi setelah final di Wembley," kata Regis Le Bris. Ia mengingatkan bahwa prediksi sebelum musim tidak selalu mencerminkan apa yang kemudian terjadi di lapangan.

Musim lalu Sunderland bahkan diperkirakan akan terdegradasi sebelum akhir tahun, tetapi mereka justru memastikan target bertahan pada Maret dan kemudian mengamankan tiket kompetisi Eropa. Bagi Le Bris, pengalaman tersebut menjadi bukti bahwa The Black Cats tidak perlu terlalu memikirkan penilaian dari luar selama mampu menjaga standar internal dan bekerja konsisten setiap hari.

"Musim lalu kami diperkirakan terdegradasi pada akhir Desember, mungkin, dan akhirnya kami mencapai target itu pada Maret lalu mendapatkan kualifikasi Eropa di akhir musim. Jadi, ini tentang menjadi Sunderland, bukan tentang odds atau prediksi," ujar Le Bris. Ia menilai konsistensi menjadi kunci agar tim kembali kompetitif.

Le Bris bahkan mengaku menyukai ketika Sunderland tidak dianggap sebagai favorit. "Saya menyukainya ketika kami diremehkan," tambahnya. Menurut sang manajer, kondisi tersebut memberikan tantangan sekaligus menjaga mentalitas para pemain agar tidak terlena setelah keberhasilan musim sebelumnya. Sunderland akan menghadapi Ipswich Town pada Sabtu (22/8/2026) malam WIB dalam laga pembuka Premier League.

"Ini tantangan besar sekali lagi. Jadi, pertahankan mentalitas underdog. Pertahankan juga mentalitas pemula, seolah-olah ini pertandingan pertama di Premier League," lanjut Le Bris. Ia percaya pendekatan tersebut dapat memperkuat keyakinan terhadap proyek Sunderland, terutama ketika pemain tetap berpegang pada fondasi yang sudah dibangun.

Le Bris juga menekankan pentingnya Sunderland mempertahankan identitas permainan mereka. Ia percaya kebersamaan, kerja keras yang konsisten, intensitas, dan fleksibilitas dalam model permainan menjadi empat pilar yang membuat tim mampu bersaing. Ketika semua unsur tersebut berjalan bersama, Sunderland dinilai memiliki kemampuan untuk menghadapi lawan mana pun.

"Kami menunjukkan musim lalu bahwa ketika selaras dengan identitas dan pilar kuat kami, yaitu kebersamaan, kerja keras yang konsisten, intensitas dan fleksibilitas dalam model permainan, saya pikir kami bagus," tegas Le Bris. Ia menilai Sunderland akan mendapatkan masalah jika mulai meninggalkan prinsip tersebut dalam pertandingan Premier League.

Regis Le Bris menunjuk beberapa pertandingan musim lalu sebagai pengingat betapa ketatnya Premier League. Kekalahan di markas Burnley pada laga tandang pertama, pertandingan melawan West Ham, serta laga kandang menghadapi Nottingham Forest menjadi contoh ketika Sunderland merasakan langsung tuntutan kompetisi kasta tertinggi Inggris.

"Ketika kami menjauh dari pilar-pilar tersebut, Premier League sangat menuntut sehingga kami dihukum dan itu menyakitkan," ujar Le Bris. Namun, ia menilai para pemain akhirnya menunjukkan konsistensi hingga mampu mengakhiri musim di posisi ketujuh. Pengalaman tersebut menjadi modal penting ketika Sunderland kini harus menghadapi tantangan yang lebih besar.

Dengan status underdog kembali melekat, Le Bris tidak melihat prediksi negatif sebagai tekanan yang harus dihindari. Sebaliknya, ia ingin Sunderland menjadikannya bahan bakar untuk mempertahankan mentalitas yang sama. Bagi sang manajer, selama tim tetap setia pada identitas, fondasi, dan standar kerja mereka, The Black Cats memiliki peluang untuk kembali bersaing di level tertinggi.

Artikel Tag: premier league, sunderland, regis le bris

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/regis-le-bris-tak-gentar-sunderland-kembali-diremehkan
99
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini