Regis Le Bris Sebut Kekalahan Sunderland dari Ipswich Terasa Kejam

Regis Le Bris soroti dominasi Sunderland yang berujung kekalahan dari Ipswich. (Foto: Adam Davy/PA Images via Getty Images)
Berita Liga Inggris: Regis Le Bris menilai kekalahan Sunderland dari Ipswich Town pada laga pembuka Premier League 2026/27 terasa kejam. The Black Cats sempat bangkit setelah tertinggal lebih dulu, tetapi gol Jack Clarke pada menit-menit akhir membuat mereka pulang tanpa poin dari Portman Road pada Sabtu (22/8/2026) malam WIB.
Sunderland datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah mengejutkan banyak pihak musim lalu. Tim asuhan Regis Le Bris finis di posisi ketujuh Premier League setelah baru kembali ke kasta tertinggi, sekaligus mengamankan tiket ke Liga Europa. Namun, mereka harus mengawali musim baru dengan kekalahan dari sesama tim promosi.
Ipswich Town membuka keunggulan melalui rekrutan baru Emersonn. Sunderland kemudian merespons sebelum turun minum melalui tendangan bebas indah dari Angulo. Pertandingan sempat terlihat akan berakhir imbang sebelum Clarke, yang pernah memperkuat The Black Cats, mencetak gol kemenangan untuk Ipswich pada fase akhir pertandingan.
Le Bris mengakui timnya lebih banyak menguasai bola sepanjang pertandingan. Namun, manajer Sunderland itu menyadari penguasaan bola saja tidak cukup untuk memastikan kemenangan, terutama ketika lawan mampu bertahan dengan disiplin dan memanfaatkan kesalahan dalam penguasaan bola.
"Hasilnya sedikit kejam karena kami mendominasi bola, tetapi mendominasi penguasaan bola tidak berarti Anda memenangkan pertandingan. Mereka terorganisasi dengan baik dan siap memanfaatkan kehilangan bola kami," kata Le Bris kepada Sky Sports.
Menurut Le Bris, Sunderland perlu menunjukkan ketenangan yang lebih baik ketika menghadapi situasi sulit. Ia menilai timnya sudah memiliki fondasi permainan yang cukup baik, tetapi masih harus memperbaiki pengambilan keputusan agar dominasi permainan dapat menghasilkan peluang dan poin.
"Ini sekarang tentang kami. Kami harus menunjukkan ketenangan yang lebih baik. Gol kami adalah gol yang bagus, saya senang untuk dia, tetapi ini tetap sebuah kekalahan. Kami akan mencoba menganalisis kekalahan ini dengan cepat untuk melangkah maju," ujar Le Bris.
Kekalahan tersebut menjadi hasil yang mengecewakan bagi Sunderland setelah perjalanan luar biasa pada musim sebelumnya. Le Bris tentu berharap pengalaman tersebut menjadi pembelajaran bagi skuadnya, terutama karena mereka harus membagi fokus antara Premier League dan Liga Europa pada musim ini.
The Black Cats juga masih memiliki waktu untuk memperbaiki skuad sebelum bursa transfer ditutup. Le Bris sebelumnya telah mengakui bahwa klub masih berupaya menambah pemain setelah sejauh ini hanya mendatangkan beberapa pemain baru. Namun, ia memilih tidak memberikan komentar mengenai target individu.
"Klub ingin bekerja untuk membantu skuad menjadi lebih baik. Target kami jelas, tetapi saya tidak bisa berkomentar mengenai individu," tegas Regis Le Bris.
Kekalahan dari Ipswich membuat Sunderland harus segera bangkit pada pertandingan berikutnya. Dengan standar yang meningkat setelah finis ketujuh musim lalu, Le Bris dituntut menemukan solusi agar timnya dapat kembali tampil konsisten sekaligus membuktikan bahwa keberhasilan musim lalu bukan sekadar kejutan.
Artikel Tag: premier league, sunderland, ipswich town, regis le bris
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/regis-le-bris-sebut-kekalahan-sunderland-dari-ipswich-terasa-kejam

























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini