Raphinha Berada dalam Tekanan Bersama Barcelona

Raphinha Berada dalam Tekanan Bersama Barcelona
Berita Liga Spanyol: Sosok Raphinha dari dua musim lalu (34 gol dan 26 assist) tidak memiliki tandingan atau pesaing. Namun, posisi utama Raphinha musim lalu—yang diwarnai masalah fisik dan performa yang tidak terlalu istimewa (21 gol dan 8 assist)—kini bisa saja terancam.
Barcelona telah memperkuat skuadnya secara serius musim panas ini. Marcus Rashford—yang sebenarnya bukan pesaing sepadan bagi Raphinha meski mencatatkan statistik dua digit yang apik (14 gol dan 14 assist)—telah pergi, sementara pemain-pemain yang memiliki kemampuan menekan lawan, kecepatan, serta naluri mencetak gol telah didatangkan.
Mereka adalah sosok-sosok yang mirip dengan karakteristik Raphinha—terutama Anthony Gordon—yang akan memaksa pemain asal Brasil itu untuk menampilkan performa terbaiknya jika ia tidak ingin kehilangan posisi utamanya di Barça.
Raphinha mendapat dukungan dari Hansi Flick, yang senantiasa menaruh kepercayaan besar pada pemain asal Brasil tersebut, bahkan di masa-masa sulitnya. Namun, fakta bahwa kini terdapat persaingan sengit untuk posisinya merupakan indikasi tersendiri. Masalah pada otot *biceps femoris* kaki kanan sempat membuat pemain asal Porto Alegre itu mengalami masa-masa pahit akibat cedera yang kambuh berulang kali.
Hal yang paling mengkhawatirkan adalah ia kembali mengalami masalah fisik saat berlaga di Piala Dunia bersama timnas Brasil. Pihak FC Barcelona bertekad memulihkan kondisi fisik Raphinha agar ia bisa kembali menampilkan permainan terbaiknya, namun mereka juga ingin memastikan pemulihan kesehatannya secara menyeluruh.
Hal ini tidak hanya berlaku untuk Anthony Gordon—yang memiliki karakteristik sangat mirip dengan pemain asal Brasil tersebut dan menjadi pesaing nyata di posisi sayap kiri. Mengingat kualitas pemain asal Inggris itu serta besarnya investasi yang dikeluarkan—karena angka 70+10 juta euro bukanlah jumlah yang biasa dibayarkan, apalagi oleh klub seperti Barça yang harus sangat menjaga kondisi keuangannya.
Gordon memang bisa bermain di posisi lain, seperti penyerang tengah, namun jika Flick begitu berhasrat mendatangkan seorang pemain bernomor punggung '9', itu karena ia lebih memandang mantan pemain Newcastle tersebut sebagai pemain sayap kiri. Posisi yang biasanya ditempati oleh Rapha.
Posisi itu pula yang menjadi area bermain Jesse Bisiwu. Memang benar bahwa pemain asal Belgia ini merupakan proyek jangka panjang karena usianya baru 18 tahun, namun rencananya adalah menjadikannya pemain tim utama Barcelona sepenuhnya—meskipun ia mengenakan nomor punggung tim cadangan—dan jika ia mampu tampil gemilang, ia akan menjadi alternatif tambahan selain Rapha dan Anthony Gordon.
Artikel Tag: barcelona, hansi flick, raphinha
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/raphinha-berada-dalam-tekanan-bersama-barcelona

























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini