PSIS Semarang Tetap Maksimal Kelola Medsos Meski Kompetisi Terhenti

Penulis: Dayat Huri
Selasa 05 Jan 2021, 10:45 WIB
Logo PSIS Semarang

Logo PSIS Semarang

Berita Liga 1 Indonesia: Terhentinya kompetisi Liga 1 Indonesia karena pandemi virus Corona atau Covid-19 tak membuat PSIS Semarang berhenti berkreasi, mereka menjadi salah satu klub dengan pengelolaan media sosial terbaik sepanjang 2020.

Instagram PSIS Semarang masuk dalam top five interactions selama setahun terakhir. Total, ada 12,98 juta interaksi dari 1 Januari 2020 – 31 Desember 2020. Angka itu didapat dari total like sebanyak 12,83 juta dan 143,8 ribu komentar yang mewarnai akun Instagram PSIS FC Official.

Sepanjang tahun 2020, Instagram PSIS FC Official mengunggah konten sebanyak 968 dan menempati peringkat keempat sebagai tim yang paling produktif di bawah Persija Jakarta, Persib Bandung, dan Borneo FC.

Belum berhenti juga, akun Instagram PSIS FC Official ternyata juga mendapat rata-rata pertumbuhan followers yang cukup baik. Sepanjang tahun 2020, ada pertumbuhan followers sebanyak 45,1 ribu followers.

Catatan tersebut membua PSIS Semarang menjadi klub dengan pertumbuhan followers instagram terbanyak nomor 6 sepanjang 2020 di bawah Persib Bandung, Persija Jakarta, Persebaya Surabaya, Bali United, dan Arema FC.

Capaian tersebut dapat tanggapan dari penggiat komunikasi Gerry Maulana Thiar yang menyebut bahwa tahun 2020 sebetulnya menjadi tahun yang sulit bagi klub-klub Liga 1 untuk berkarya karena tak ada aktifitas pertandingan, namun instagram PSIS Semarang mampu tetap eksis dengan memberi informasi, edukasi, hiburan, dan terlibat di beberapa kegiatan sosial bermasyarakat.

"Tahun 2020 bukan tahun yang mengasyikan untuk sepak bola Indonesia. Namun saya angkat topi untuk klub yang getol menjaga kehadiran di tengah stakeholder penting mereka, yakni para penggemar," tutur Gerry seperti dilansir laman resmi klub.

"Saya melihat ada banyak inovasi yang dilakukan teman-teman media resmi klub. Mereka terus berjuang dan konsisten di tengah kekurangan dan dinamika yang sangat mungkin beragam. Seperti contoh, social media managers klub biasanya akan sangat bergantung dengan konten seputar pertandingan dan latihan, tapi saat penundaan kompetisi karena pandemi, dua peristiwa yang biasanya paling mendapatkan perhatian lebih dari penggemar, semua jadi lebih sulit," imbuh Gerry.

Sementara itu, CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi mengapresiasi pengelolaan medsos timnya yang tetap bisa survive di tengah ketidakpastian kompetisi Liga 1.

"Sebuah capaian yang harus minimal dipertahankan dan ditingkatkan. Jangan cepat puas untuk Lekmin dan kawan-kawan. Tahun ini harus lebih baik dan lebih baik. Demi kemajuan klub kebanggaan kita. Untuk seluruh penggemar, followers PSIS saya juga mengucapkan terima kasih. Terus support PSIS baik dari segi pertandingan mau pun aktifitas lain seperti aktifitas digital," jelas Yoyok Sukawi.

Artikel Tag: PSIS Semarang, gerry, PSIS FC Official

496  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini