Posisi Mulai Terancam, Matthias Jaissle Didesak Ubah Skema Taktik

Matthias Jaissle mendapat ultimatum untuk segera mengubah taktik menyusul tren buruk Newcastle United di Premier League. (Foto: Ian MacNicol/Getty Images)
Berita Liga Inggris: Manajer Newcastle United, Matthias Jaissle, kini berada di bawah tekanan hebat setelah jajaran manajemen dan pengamat memberinya ultimatum terkait masa depannya. Juru taktik asal Jerman tersebut dituntut untuk segera merombak skema taktik tim atau siap menghadapi ancaman pemecatan akibat tren performa yang kian memburuk.
The Magpies tercatat menelan empat kekalahan dari lima pertandingan terakhir di semua kompetisi. Kekalahan tipis 0-1 dari Everton di St James' Park pada awal pekan ini menjadi puncaknya, di mana performa buruk tuan rumah memicu cemoohan keras dari para pendukung setia yang memadati tribune stadion.
Filosofi permainan vertical football yang diusung Matthias Jaissle mendapat kritik pedas dari berbagai pihak karena dinilai mematikan kreativitas serta daya gedor lini serang. Gaya bermain yang terlalu mengandalkan umpan-umpan panjang dinilai tidak efektif dan membuat alur serangan Newcastle United sangat mudah dibaca oleh lawan.
Pengamat sepak bola Ashley Young menilai Jaissle sejatinya membutuhkan waktu untuk membangun ulang komposisi skuad yang kehilangan sosok pemimpin seperti Bruno Guimaraes, Sandro Tonali, hingga Kieran Trippier. Kendati demikian, Young menegaskan bahwa perubahan skema taktis menjadi hal yang tidak bisa ditawar lagi.
"Saya pikir dia akan merasa kecewa. Apa yang mereka latih selama seminggu tidak terlihat di pertandingan, dan itu sulit bagi fans serta dirinya. Ketika Anda kehilangan inti dari tim dan mendatangkan pemain-pemain yang lebih muda, butuh waktu untuk beradaptasi. Jadi, harus ada perubahan taktik," kata Young kepada Overlap Daily.
Mantan pemain nasional Inggris tersebut juga menyoroti kegagalan Newcastle United dalam mencari suksesor sepadan bagi Alexander Isak di lini depan. Absennya penyerang tajam sebagai juru gedor utama dinilainya menjadi akar masalah merosotnya kepercayaan diri para pemain di sepertiga akhir lapangan.
"Gaya sepak bola mereka berintensitas tinggi, tetapi saya tidak berpikir mereka bisa mempertahankannya selama 90 menit. Selain itu, mereka belum menggantikan Alexander Isak. Ketika Anda tidak memiliki titik fokus pencetak gol, kepercayaan diri di lini depan akan terasa sangat sulit," lanjut Young.
Artikel Tag: newcastle united, ashley young, matthias jaissle
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/posisi-mulai-terancam-matthias-jaissle-didesak-ubah-skema-taktik
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini