Persikabo 1973 Putus Tren Buruk, Djanur Akui Pemainnya Sempat Tegang

Penulis: Dayat Huri
Senin 05 Sep 2022, 10:30 WIB
Laga Persikabo 1973 kontra Borneo FC

Laga Persikabo 1973 kontra Borneo FC/foto dok Liga Indonesia

Ligaolahraga.com -

Berita Liga 1 Indonesia: Persikabo 1973 sukses memutus tren buruk, usai memetik kemenangan penting 3-2 atas tim papan atas Borneo FC pada lanjutan Liga 1 Indonesia musim 2022/2023 di di Stadion Pakansari, Sabtu (3/9).

Sebelum pertandingan itu, Laskar Padjadjaran dipaksa menelan tiga kekalahan beruntun, masing-masing dari Persita Tangerang (5-3), Bhayangkara FC (1-0), dan Madura United (2-1).

Persikabo 1973 unggul lebih dulu melalui sepakan Ryan Kurnia yang bertahan hingga jeda. Di babak kedua mereka menambah keunggulan melalui aksi Tomoki Wada dan Gustavo Toncantins. Sementara Borneo FC hanya sanggup membalas via Fajar Faturrahman dan Matheus Pato.

Laga ini juga diwarnai dengan kegagalan eksekusi penalti Jonathan Bustos di menit ke-83', setelah tembakannya berhasil dimentahkan kiper Persikabo 1973, Syahrul Trisna.

Pelatih Persikabo 1973, Djadjang Nurdjaman merasa bersyukur akhirnya bisa meraih kemenangan. Untuk itu ia memberikan apresiasi kepada anak asuhnya yang telah berjuang di lapangan dengan motivasi yang tinggi.

"Kami ucapkan terima kasih kepada Allah SWT karena atas pertolongannya kami bisa menang malam ini, termasuk menggagalkan penalti lawan karena kalau itu masuk bisa tidak terjadi kemenangan ini," kata pelatih yang karib Djanur itu.

"Kami juga mengapresiasi para pemain, yang awalnya juga merasa tegang karena tekanan cukup tinggi, sebab kami juga sudah mengalami tiga kali kalah beruntun. Tetapi pemain tampil penuh semangat dengan motivasi tinggi dan kami akhirnya keluar sebagai pemenang," sambungnya.

Mantan pelatih Persib Bandung itu mengaku Persikabo 1973 bermain sedikit di luar kebiasaannya karena anak asuhnya mengawali pertandingan dengan rasa gugup. Namun Djanur menambahkan, ia memberikan suntikan motivasi untuk bisa meredam rasa tegang dan tidak gugup menghadapi Borneo FC yang sedang dalam tren positif.

"Jujur kami sebenarnya hari ini keluar dari skema permainan kami dan tidak seperti biasanya karena agak sedikit tegang. Sebab kekalahan tiga kali beruntun itu sangat berpengaruh sekali. Biasanya kami memainkan ball possession cukup tinggi tetapi malam ini kami hilang," lanjut Djanur.

"Saya memberikan motivasi ke pemain, apalagi kami menghadapi tim yang memang berada di atas dan enam kali menang berturut-turut. Saya pikir kalau tanpa motivasi tinggi mungkin kami akan kesulitan, karena memang secara individual tim mereka memang lebih mentereng dari Persikabo. Tetapi saya pikir hari ini kami bermain secara tim, jadi jangan silau dengan nama besar tim. Jadi anak-anak pun bisa bermain dengan lepas," tandasnya.

Tambahan tiga angka ini membuat Persikabo 1973 mengoleksi 13 poin dan masih tertahan di papan tengah, sementara kekalahan ini membuat lima kemenangan beruntun Borneo FC putus, sehingga tetap berada di tangga kedua klasemen sementara Liga 1 musim 2022/2023 dengan 18 angka, tertinggal satu poin dari Madura United.

Artikel Tag: persikabo 1973, Liga 1, Borneo FC, djanur

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/persikabo-1973-putus-tren-buruk-djanur-akui-pemainnya-sempat-tegang
578  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini