Persebaya Surabaya Gagal Tekuk 10 Pemain Dewa United FC, Ini Penyebabnya

Penulis: Dayat Huri
Selasa 03 Feb 2026, 03:00 WIB - 114 views
Kapten Persebaya Surabaya, Bruno Moreira

Kapten Persebaya Surabaya, Bruno Moreira dikawal pemain Dewa United FC/foto dok Persebaya Surabaya

Ligaolahraga.com -

Berita Super League: Ambisi Persebaya Surabaya untuk melanjutkan tren kemenangan beruntun harus menemui jalan buntu pada pekan ke-19 Super League musim 2025/2026.

Meski sempat unggul lebih dulu dan menghadapi Dewa United FC yang sempat bermain dengan sepuluh orang sejak babak pertama, tim kebanggaan Kota Pahlawan ini harus puas berbagi poin usai bermain imbang 1-1 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Minggu (1/2/2026).

Pertandingan sejatinya dimulai dengan intensitas tinggi. Skuat asuhan Bernardo Tavares langsung mengambil inisiatif serangan sejak menit awal. Hasilnya manis, pada menit ke-23', Francisco Rivera berhasil menggetarkan jala gawang lawan setelah memaksimalkan umpan matang dari Arief Catur Pamungkas.

Sayang, euforia pendukung tuan rumah tidak bertahan lama. Hanya berselang tujuh menit, Dewa United FC memberikan respons cepat melalui tendangan keras Kafiatur Rizky yang gagal diantisipasi kiper tuan rumah pada menit ke-30'.

Memasuki menit ke-37', Persebaya Surabaya sebenarnya mendapatkan keuntungan besar setelah bek lawan, Nick Kuipers diganjar kartu merah oleh wasit.

Unggul jumlah pemain seharusnya menjadi momentum bagi Bajul Ijo untuk mengunci kemenangan. Namun, strategi parkir bus dan taktik perlambatan tempo yang diterapkan lawan justru menjadi bumerang bagi efektivitas serangan tuan rumah.

Menanggapi hasil mengecewakan tersebut, Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares mengungkapkan bahwa anak asuhnya sempat kehilangan kendali ritme akibat taktik lawan. Ia menilai adanya upaya sistematis untuk membuang waktu yang mengganggu konsentrasi pemainnya.

"Saya menyukai permainan kami di babak pertama, kami punya peluang-peluang bagus. Kami bermain cepat, memindahkan bola dari sisi ke sisi dengan cepat, transisi menyerang bagus, transisi bertahan juga bagus," kata pelatih asal Portugal itu.

Namun, pujian tersebut berubah menjadi kritik saat mengevaluasi jalannya paruh kedua pertandingan. Bernardo Tavares menyayangkan anak asuhnya yang justru terbawa arus permainan lawan yang cenderung melambat.

"Di babak kedua, karena tim lawan terlalu banyak membuang waktu dan mereka bermain dengan satu pemain lebih sedikit. Kami justru terlalu lama memindahkan bola, saya pikir kami bisa bermain lebih baik dengan keunggulan satu pemain, tapi ini yang harus kami perbaiki," imbuhnya.

Kegagalan meraih poin penuh di hadapan ribuan Bonek ini mengakhiri catatan impresif empat kemenangan beruntun yang sebelumnya diraih Persebaya Surabaya di Super League musim 2025/2026. 

Bernardo Tavares pun tak menampik bahwa kedalaman materi skuat Dewa United FC menjadi faktor kunci mengapa mereka tetap solid meski kekurangan personel di lapangan.

"Saya tidak senang karena bermain di kandang dengan satu pemain lebih banyak, saya ingin menang. Tapi kami juga harus melihat kualitas tim lawan, mereka punya pilihan pemain di bangku cadangan dan juga pemain-pemain tim nasional Indonesia yang tidak dimainkan, seperti Egy (Maulana Vikri)," tutur pelatih berlisensi UEFA Pro tersebut.

Artikel Tag: Persebaya Surabaya, Super League, Bernardo Tavares, Dewa United FC

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/persebaya-surabaya-gagal-tekuk-10-pemain-dewa-united-fc-ini-penyebabnya
Follow Us on Google News
114
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini