Penyesalan Steven Gerrard, Terlalu Cepat Ambil Pekerjaan di Aston Villa

Steven Gerrard mengaku menyesal terlalu terburu-buru menerima pinangan Aston Villa sebelum memiliki cukup pengalaman melatih. (Foto: Catherine Ivill - AMA/Getty Images)
Berita Liga Inggris: Steven Gerrard mengaku berharap memiliki pengalaman memimpin ratusan pertandingan lebih banyak sebagai manajer sebelum memutuskan meninggalkan Rangers dan menerima tawaran melatih Aston Villa pada tahun 2021 lalu. Pengakuan jujur tersebut disampaikannya saat merefleksikan perjalanan karier kepelatihannya yang penuh dinamika.
Gerrard sebelumnya dipecat oleh manajemen Aston Villa setelah hanya bertugas selama 11 bulan di Villa Park. Selama masa jabatannya, mantan kapten Timnas Inggris tersebut hanya mampu mencatatkan 13 kemenangan dari total 40 pertandingan yang dilakoni di seluruh kompetisi.
Ia diberhentikan saat Aston Villa terdampar tepat di atas zona degradasi pada musim 2022/2023, setelah hanya mampu memetik dua kemenangan dari 11 laga pembuka. Posisinya kemudian digantikan oleh Unai Emery yang secara impresif berhasil membangkitkan performa tim hingga sukses mengamankan tiket ke kompetisi Eropa.
Saat ditanya apakah kepindahannya ke Aston Villa terkesan terburu-buru, Steven Gerrard tidak menampik anggapan tersebut. Ia menilai pengalaman bertanding yang matang di pinggir lapangan merupakan kunci vital yang tidak bisa dipotong kompas oleh seorang pelatih muda.
"Ya, mungkin saja. Saya bisa menerima pendapat itu. Namun jika melihat ke belakang sekarang, untuk perkembangan pribadi dan keputusan yang saya buat, saya mungkin akan memimpin lebih banyak pertandingan di Skotlandia, atau mencari sesuatu di antara level Skotlandia sebelum menuju level Premier League," kata Gerrard kepada Sky Bet.
"Pengalaman saya sebagai manajer Villa mengajarkan bahwa dari perspektif kepelatihan, saat Anda berjuang sendiri atau bersama staf Anda, rasanya jauh lebih kejam dibandingkan saat masih menjadi pemain. Segalanya bisa berantakan dengan sangat cepat dan mengejutkan Anda," ujar Gerrard menambahkan.
Gerrard pun memberikan saran kepada kolega pelatih seangkatannya seperti Frank Lampard dan Michael Carrick agar terus mengumpulkan jam terbang sebanyak mungkin. Kendati demikian, ia memahami dilema yang dihadapi seorang manajer ketika tawaran besar dari klub kasta tertinggi datang menghampiri.
"Saran saya kepada para pelatih adalah pengalaman adalah kuncinya. Dapatkan pertandingan sebanyak mungkin sebagai pelatih dan manajer sebelum kesempatan Anda tiba. Namun dalam posisi saya saat itu ketika Villa datang, Anda juga berpikir, mungkinkah ini satu-satunya kesempatan Anda? Jika saya bisa mengulang waktu, saya ingin mengantongi beberapa ratus pertandingan lagi," tutur Gerrard.
Artikel Tag: aston villa, steven gerrard
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/penyesalan-steven-gerrard-terlalu-cepat-ambil-pekerjaan-di-aston-villa























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini