Penyesalan Angel Di Maria Usai PSG Dibungkam RB Leipzig

Penulis: Febrian Kusuma
Jumat 06 Nov 2020, 07:30 WIB
Angel Di Maria Sesalkan Cetak Gol Penalti untuk PSG

Angel Di Maria Berduel dengan Pemain RB Leipzig (Sumber: David Ramos/POOL/AFP)

Berita Liga Champions: PSG menelan kekalahan yang kedua kali di babak penyisihan Grup H Liga Champions Eropa. Kali ini finalis musim lalu itu harus mengakui keunggulan tuan rumah RB Leipzig dengan skor 2-1 di Red Bull Arena Leipzig, Kamis (05/11) dini hari WIB.

Pada laga itu Les Parisiens sebenarnya memulai pertandingan dengan sangat baik, mereka membuka skor lebih dulu melalui aksi Angel Di Maria pada menit ke-6. Ia kemudian juga berkesempatan mencetak brace setelah ditunjuk menjadi eksekutor penalti, namun sayangnya ia gagal menjalankan tugasnya dengan baik dan skor tetap 0-1.

Kegagalan penalti Angel Di Maria membuat pemain tuan rumah kembali menemukan kepercayaan dirinya, dan hasilnya tim besutan Julian Nagelsmann itu sukses mencetak dua gol masing-masing melalui Christopher Nkunku menit ke-41 dan Emil Forsberg melalui titik penalti di menit ke-57.

Seusai pertandingan, Di Maria mengaku cukup menyesalkan kegagalannya mengeksekusi penalti untuk mengubah skor menjadi 2-0.

“Ada banyak kesempatan di kedua sisi, kami membuka skor, dan mereka kemudian bereaksi. Kami mampu menciptakan peluang, tetapi dalam kompetisi ini, ketika Anda gagal memanfaatkan peluang (penalti), maka Anda harus membayarnya dengan sangat mahal,” ucap Di Maria dikutip PSG Talk.

Di sisi lain, pemain asal Argentina itu juga menyebut bahwa PSG semakin sulit mengembangkan permainan setelah Idrissa Gana Gueye dikartu merah menit ke-69.

“Setelah kartu merah Gana, pertandingan bahkan lebih sulit, tetapi di babak pertama, kami bisa saja unggul di papan skor. Sayangnya, kami tidak dapat melakukannya,” pungkasnya.

Kekalahan ini membuat PSG harus mampu menyapu bersih tiga pertandingan tersisa di Grup H demi bisa lolos ke fase knock out Liga Champions

Artikel Tag: PSG, Angel Di Maria, liga champions

1044  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini