Pengakuan Cassano: Karier yang Tak Pernah Mencapai Potensi Puncak

Pengakuan Cassano: Karier yang Tak Pernah Mencapai Potensi Puncak - sumber: (footballitalia)
Berita Liga Italia kembali dihebohkan oleh pernyataan kontroversial dari mantan bintang Serie A, Antonio Cassano. Mantan penyerang Italia ini mengklaim dirinya lebih ‘kreatif’ daripada Francesco Totti dan memiliki fisik lebih kuat daripada Roberto Baggio, meski ia mengakui bahwa dirinya tidak pernah mencapai puncak karier.
Cassano, yang dikenal dengan kepribadian blak-blakan, mengungkapkan pandangannya tersebut dalam podcast Viva El Football yang ia bawakan bersama Daniele Adani dan Nicola Ventola. Ketika seorang pendengar bertanya apakah ia merasa lebih baik dari legenda seperti Baggio, Del Piero, dan Totti saat berada di puncak permainannya, Cassano menjawab dengan tegas, "Di puncak penampilan saya, tentu saja ya; meskipun saya tidak pernah benar-benar mencapainya dalam karier atau hidup saya. Saya menyukai diri saya lebih," ujarnya.
Ia melanjutkan dengan membandingkan dirinya dengan para legenda sepak bola Italia tersebut. "Baggio luar biasa; Totti adalah No.10 terbaik dalam sejarah sepak bola Italia; Del Piero seorang pemain fenomenal, tetapi jika saya mencapai 100%, saya akan lebih kuat dari ketiganya," tambah Cassano dengan percaya diri. "Saya lebih kreatif daripada Totti, lebih fisik daripada Baggio, dan lebih dari segalanya dibandingkan Del Piero. Meski Del Piero mencetak lebih banyak gol, saya berbicara soal puncak karier saya," tambahnya lagi.
Selama kariernya di Serie A, Cassano mencetak 112 gol dan memberikan 100 assist dalam 400 penampilan bersama beberapa klub besar seperti Bari, Roma, Sampdoria, Milan, Inter, dan Parma. Ia juga sempat bermain untuk Real Madrid, meski hanya mencatatkan empat gol dan tiga assist dalam 29 laga.
Di level internasional, Cassano menyumbangkan 10 gol dalam 39 penampilan untuk tim nasional Italia dan membantu Azzurri mencapai final Euro 2012. Sementara itu, Del Piero dan Totti berhasil meraih gelar Piala Dunia bersama Italia pada 2006, dan Baggio membawa timnya finis di posisi ketiga pada Italia ’90, kedua di USA ’94, dan tersingkir di perempat final pada Prancis ’98.
Pernyataan Cassano ini tentunya memicu perdebatan di kalangan pecinta sepak bola, mengingat reputasi dan pencapaian para legenda yang ia bandingkan dengan dirinya. Namun, satu hal yang pasti, Cassano tetap menjadi salah satu pemain paling berwarna dalam sejarah sepak bola Italia.
Artikel Tag: antonio cassano
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/pengakuan-cassano-karier-yang-tak-pernah-mencapai-potensi-puncak

























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini