Pelatih Persib Marah Hak Eksklusif Penggunaan GBLA Diingkari

Penulis: M. Aldi
Rabu 09 Sep 2020, 20:45 WIB
Pemain Persib menerima menu lathan dari pelatih fisik, Yaya Sunarya

Pemain Persib ketika berlatih di Stadion GBLA (Foto : Persib official)

Berita Liga 1 Indonesia: Selama satu bulan ke belakang, stadion Gelora Bandung Lautan Api intensif digunakan oleh Persib sebagai lokasi latihan. Resiko terjadinya kerusakan karena terlalu sering dipakai pun mengintai.

Pelatih Robert Rene Alberts mengakui bahwa dia juga sebenarnya mau membawa timnya berlatih di tempat lain. Namun saat ini tak ada lapangan representatif yang bisa dipakai. Dirinya juga mengaku kecewa dengan adanya oknum di pengelola GBLA.

Karena ternyata ada pihak lain yang diberi akses memakai stadion selain Persib. Padahal sebelumnya ada kesepakatan antara manajemen klub dengan pengelola bahwa mereka diberi hak ekslusif menggunakan lapangan di masa pandemi ini.

"Jika kami mempunyai lapangan alternatif, tentu kami akan menggunakan itu. Kami sudah diberikan hak eksklusif, tapi saya diberitahu ada orang lain juga memakai stadion ini," kata Robert ketika diwawancara.

"Itu sangat bertentangan dengan peraturan dan kesepakatan. Saya akan membawa ini pada manajemen karena ini memalukan, membuat saya sangat marah dan kecewa. Orang-orang menyalahi regulasi dan kesepakatan yang mereka buat," lanjutnya tegas.

Untuk mengatasi kondisi lapangan GBLA yang mulai menurun, Persib mencari opsi lain. Tapi Stadion SPOrT Jabar Arcamanik yang biasanya digunakan latihan sedang ditutup karena ada kasus corona. Sedangkan Si Jalak Harupat sedang direnovasi.

"Kami mencari lapangan yang lain untuk digunakan, tapi kami memeriksa tempat lain, sebagai contoh Arcamanik, disana ada 20 kasus covid dan dan stadion ditutup karena itu serius. Jalak Harupat juga tidak bisa digunakan karena diperbaiki untuk Piala Dunia 2021. Tidak ada banyak lapangan yang berkualitas," jelasnya.

Akhirnya Robert memutuskan untuk tetap memaksimalkan GBLA dengan hati-hati. Dia tidak memakai titik lapangan yang nampak rusak agar bisa diperbaiki dan beristirahat. Tetapi untuk pihak luar, pelatih asal Belanda ini menyebut mereka bisa merusak lapangan karena dipakai seenaknya.

"Jika kami berlatih di GBLA pun kami tahu cara memeliharanya. Kami tahu area untuk berlatih dan tidak memakai area yang digunakan berlebih di beberapa titik. Dan jika ada orang lain yang diizinkan menggunakan stadion dan itu tidak bagus seperti yang saya katakan tadi, mereka hanya akan merusak lapangan. Bukan karena kami yang menggunakan lapangan itu," pungkasnya.

Artikel Tag: Robert, Persib, GBLA

417  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini