Pasti Finis Kedua, Niko Kovac Tegaskan Dortmund Tetap Serius Lawan Bremen

Penulis: Ezi Yulia
Jumat 15 Mei 2026, 21:10 WIB - 70 views
Niko Kovac

Niko Kovac (Foto: bvb.de)

Ligaolahraga.com -

Berita Liga Jerman: Pelatih Borussia Dortmund, Niko Kovac, menegaskan bahwa mereka tetap serius menghadapi pertandingan terakhir musim ini melawan Werder Bremen pada Minggu (17/5) meski sudah memastikan finis kedua di klasemen Bundesliga.

Dengan kemenangan 3-2 atas Eintracht Frankfurt akhir pekan lalu, Borussia Dortmund berhasil mengamankan posisi kedua dan kini telah mengumpulkan total 70 poin.

“Kami menyikapi pertandingan ini sangat serius. 70 poin terdengar bagus, 73 poin terdengar lebih baik lagi. Saya bisa menerima 71 poin, tetapi kami pergi ke sana untuk menang,” kata Niko Kovac seperti dikutip laman resmi klub.

Jika berhasil mengumpulkan 73 poin dengan kemenangan atas Bremen di Weserstadion, itu akan menjadi perolehan poin terbaik BVB dalam tujuh tahun terakhir.

Sementara itu, Bremen, yang kalah dalam dua pertandingan terakhir melawan Hoffenheim dan Augsburg, berhasil bertahan di Bundesliga akhir pekan lalu berkat hasil pertandingan lain. Saat ini mereka berada di peringkat ke-15 dengan 32 poin.

Berbeda dengan musim lalu di mana Dortmund harus melanjutkan aksinya di Piala Dunia Antarklub setelah musim selesai, mereka kini bisa langsung menikmati liburan setelah pertandingan melawan Bremen.

“Setelah pertandingan besok, kami semua akan berlibur. Kami akan beristirahat dan melepas penat, karena bukan hanya kami, para pelatih dan staf yang mengalami tekanan mental, tetapi tekanan fisik yang dialami para pemain juga cukup besar,” kata Kovac.

Artikel Tag: borussia dortmund, niko kovac, werder bremen

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/pasti-finis-kedua-niko-kovac-tegaskan-dortmund-tetap-serius-lawan-bremen
70
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini