Paris Saint-Germain Alami Tiga Kekalahan Beruntun Pertamanya Sejak 2011

Paris Saint-Germain alami tiga kekalahan beruntun pertamanya sejak 2011 (Foto: The Independent)
Berita Liga Prancis: Kekalahan 1-0 melawan Bayern Munich di Parc des Princes pada Selasa (14/2/2023) menjadi kekalahan ketiga Paris Saint-Germain secara beruntun, dan ini adalah pertama kalinya sejak 2011.
Paris Saint-Germain harus mengakui keunggulan Bayern Munich usai dikalahkan 1-0 di leg pertama babak 16 besar Liga Champions pada Selasa. Pekan lalu, mereka tersingkir dari Piala Prancis setelah ditekuk 2-1 oleh Marseille dan kemudian pada Sabtu, PSG dikalahkan oleh AS Monaco di Ligue 1 dengan skor 3-1.
Hasil buruk serupa terakhir kali terjadi 12 tahun lalu yaitu pada musim 2011-12, musim pertama Paris Saint-Germain di bawah kepemilikan QSI. Pelatih FC Nantes saat ini, Antoine Kombouare, adalah pelatih Les Parisiens saat itu. Penyerang Brasil Nene adalah andalan PSG di lini serangnya. Di Ligue 1, Lille adalah juara bertahan dan memiliki pemain seperti Rudi Garcia dan Eden Hazard di tim.
Dengan penandatanganan Javier Pastore, Blaise Matuidi, Salvatore Sirigu, Jeremy Ménez dan Kevin Gameiro, PSG memulai musim dengan cukup baik. Meski kalah di kandang pada partai pembukaan Ligue 1 di tangan Lorient, PSG bisa bangkit dan menempati posisi pertama di klasemen mulai pekan ke-8 menyusul kemenangan 3-0 di Montpellier. Sebagai pimpinan klasemen, PSG menjamu tim yang berjuang di zona degradasi Nancy pada 20 November 2011. Secara mengejutkan, tim dari Lorraine itu berhasil mengalahkan Les Parisien 1-0 dan menghentikan rekor 12 pertandingan tak terkalahkan mereka.
Kekalahan tersebut membuat tekanan meningkat pada pasukan Kombouare saat menghadapi Marseille di Velodrome sepekan kemudian. Loic Remy, Morgan Amalfitano dan André Ayew berhasil memanfaatkan buruknya pertahanan Les Parisiens untuk mengklaim kemenangan 3-0 untuk OM. PSG pun jatuh ke posisi kedua di Ligue 1 dan beberapa hari kemudian membuat tiga kekalahan beruntun menyusul kekalahan 2-0 dari Salzburg di Liga Europa.
Meski kembali menjadi pimpinan klasemen Ligue 1 pada liguran Natal, PSG memutuskan untuk mengganti Antoine Kombouare dengan Carlo Ancelotti. Namun pelatih asal Italia itu pada akhirnya hanya bisa membawa PSG finis di posisi kedua dan Montpellier, yang saat itu masih dibela oleh Olivier Giroud, secara mengejutkan merebut gelar juara Ligue 1 2011-12. Akankah sejarah itu terulang lagi dua belas tahun kemudian di mana PSG saat ini sedang mengalami masalah yang sama? Menarik untuk ditunggu!
Artikel Tag: paris saint-germain
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/paris-saint-germain-alami-tiga-kekalahan-beruntun-pertamanya-sejak-2011

























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini