Oliver Glasner Yakin Arnaud Kalimuendo akan Jadi Andalan Nottingham Forest

Jumat 28 Agu 2026, 04:00 WIB - 129 views
Oliver Glasner menilai Arnaud Kalimuendo terlalu berharga untuk hanya disimpan di bangku cadangan

Oliver Glasner menilai Arnaud Kalimuendo terlalu berharga untuk hanya disimpan di bangku cadangan. (Foto: Maynard Manyowa/News Images/NurPhoto via Getty Images)

Ligaolahraga.com -

Berita Liga Inggris: Oliver Glasner menilai akan menjadi keputusan yang tidak masuk akal jika Nottingham Forest tidak memanfaatkan kemampuan Arnaud Kalimuendo musim ini. Penyerang asal Prancis itu sempat diperkirakan kembali ke Jerman setelah menjalani masa peminjaman bersama Eintracht Frankfurt pada paruh kedua musim lalu, tetapi performanya selama pramusim membuat Glasner berubah pikiran dan ingin mempertahankannya.

Pada awal musim panas, Frankfurt memang tidak mengaktifkan opsi untuk mempermanenkan Kalimuendo, meski klub Bundesliga tersebut tetap tertarik bernegosiasi dengan Forest mengenai biaya transfer. Namun, memasuki tahap akhir bursa transfer, situasinya berubah. Oliver Glasner sebelumnya telah menyatakan bahwa Forest kini berniat mempertahankan pemain berusia 24 tahun itu setelah terkesan dengan perkembangannya.

Glasner melihat Arnaud Kalimuendo menunjukkan kembali alasan mengapa Forest merekrutnya dari Rennes pada musim panas lalu. "Saya pikir dia menunjukkan mengapa Nottingham Forest merekrutnya setahun lalu dan membayar beberapa juta pound untuknya. Dia menunjukkan kualitasnya, pemahamannya terhadap permainan, dan ancamannya di depan gawang. Dia mencetak tiga gol selama pramusim," kata Glasner.

Menurut Glasner, fleksibilitas menjadi salah satu keunggulan Kalimuendo dalam sistem yang diterapkannya. Sang penyerang dapat dimainkan di beberapa posisi, bahkan berpotensi ditempatkan sebagai wing-back jika Forest membutuhkan pemain dengan orientasi menyerang. "Dalam sistem ini, dia bisa bermain di tiga posisi, bahkan mungkin sebagai wing-back jika kami membutuhkan pemain yang menyerang, dan mungkin lima posisi. Dia sangat pekerja keras, memiliki kecepatan bagus, pergerakan bagus, dan selalu menjadi ancaman di depan gawang. Dengan atribut tersebut, akan sangat tidak masuk akal jika kami tidak mengandalkannya," ujar Glasner.

Nottingham Forest merekrut Arnaud Kalimuendo dari Rennes dengan nilai awal 26 juta pound pada musim panas lalu. Namun, musim pertamanya di Inggris berlangsung sulit di tengah periode yang penuh kekacauan bagi klub. Sebelum dipinjamkan ke Frankfurt, ia hanya sembilan kali tampil sebagai pemain pengganti di Premier League dan kesulitan memberikan dampak yang diharapkan.

Masa peminjaman ke Frankfurt kemudian membantu mengembalikan kepercayaan dirinya. Kalimuendo mencetak enam gol dalam 19 pertandingan Bundesliga dan kembali ke Forest dengan kondisi yang lebih positif. Glasner percaya kesabaran klub terhadap proses adaptasi sang pemain pada akhirnya dapat memberikan hasil, terutama karena tuntutan sepak bola Inggris berbeda dengan yang sebelumnya ia hadapi.

"Ketika saya tiba di Premier League dua setengah tahun lalu, saya seperti seorang pemula. Kita semua, dan sebenarnya saya salah satu yang terburuk dalam hal ini, sangat tidak sabar. Kami merekrut seorang pemain dan berharap besok dia langsung menjadi pemain top. Itu bisa terjadi dan memang beberapa kali terjadi, tetapi sering kali Anda harus beradaptasi," kata Glasner.

Ia menjelaskan bahwa pemain baru harus menghadapi berbagai perubahan ketika pindah ke Inggris, mulai dari bahasa, budaya, gaya bermain, kompetisi hingga tuntutan fisik. "Ini negara yang berbeda, bahasa berbeda, budaya berbeda, cara bermain berbeda, liga berbeda, fisik yang berbeda. Ada begitu banyak situasi baru, dan itu berarti mereka membutuhkan sedikit waktu. Saya diberi tahu orang-orang yang sangat berpengalaman di Premier League bahwa dibutuhkan setidaknya satu tahun bagi setiap orang untuk beradaptasi dengan gaya Premier League," tutur Glasner.

Oliver Glasner menilai ekspektasi terhadap pemain sering kali menjadi tidak realistis karena biaya transfer yang semakin tinggi. Menurutnya, harga mahal membuat klub dan suporter berharap seorang pemain langsung tampil maksimal, padahal proses adaptasi setiap individu berbeda.

"Sekarang kami mengharapkan semua orang sudah beradaptasi dalam satu bulan, dan itu tidak mungkin. Ini yang harus kami terima. Terkadang karena uang yang kami bayarkan untuk pemain, ketika melihat biaya transfer mencapai angka yang luar biasa, kami berpikir jika seseorang membayar mahal untuk pemain ini, dia pasti harus menjadi pemain top besok," ujarnya.

Ia kemudian menekankan bahwa pemain sepak bola tetap merupakan manusia yang membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan kehidupan baru. "Namun, kenyataannya tidak seperti itu karena Anda selalu merekrut seorang manusia. Kita semua akan setuju bahwa jika pergi ke tempat di mana kita tidak berbicara bahasanya, kita membutuhkan waktu untuk beradaptasi. Mungkin butuh waktu untuk menemukan apartemen, atau Anda datang bersama keluarga dan harus mencari sekolah untuk anak-anak. Ada banyak gangguan," kata Glasner.

Karena itu, Glasner menilai proses Kalimuendo di Forest harus dilihat dari perspektif yang lebih manusiawi. "Yang paling penting adalah sepak bola, tetapi terkadang memang membutuhkan sedikit waktu. Saya pikir hal yang sama terjadi pada Arnaud Kalimuendo. Dia hanya membutuhkan sedikit waktu untuk beradaptasi. Kita tidak boleh melupakan bahwa kita selalu berbicara tentang manusia. Terkadang kita melupakannya karena biaya transfer yang tinggi," ujar Glasner.

Oliver Glasner bahkan membandingkan pemain mahal dengan mobil untuk menjelaskan perbedaan tersebut. "Kami berpikir, jika membeli mobil mahal, saya bisa langsung mengendarainya dengan cepat besok. Itu benar, tetapi kami tidak membeli sebuah benda, kami merekrut manusia. Itulah kenyataannya dan kami memberikan waktu kepada para pemain. Kami ingin membantu mereka," katanya.

Kini, Glasner berharap Kalimuendo dapat memanfaatkan kesempatan yang kembali terbuka di Nottingham Forest. Sang manajer mengakui dirinya sendiri masih harus belajar untuk lebih sabar dalam menghadapi proses adaptasi pemain. "Saya mungkin orang yang paling buruk dalam hal selalu ingin semuanya langsung berjalan, tetapi sekarang, setelah berusia lebih dari 50 tahun, saya benar-benar berusaha untuk sedikit lebih santai," tutur Glasner.

Artikel Tag: nottingham forest, arnaud kalimuendo, oliver glasner

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/oliver-glasner-yakin-arnaud-kalimuendo-akan-jadi-andalan-nottingham-forest
129
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini