Niko Kovac Jujur Soal Handball Couto: Koln Layak Dapat Penalti

Niko Kovac. (Foto: Oliver Kaelke/DeFodi Images)
Berita Liga Jerman: Pelatih Borussia Dortmund, Niko Kovac, mengakui bahwa FC Koln seharusnya mendapatkan hadiah penalti di menit-menit akhir pertandingan.
Borussia Dortmund sukses mengamankan tiga poin pada lawatannya ke markas FC Koln. Pada pertandingan pekan ke-25 Bundesliga yang digelar di RheinEnergie Stadion, Minggu (8/3) dini hari WIB, Die Borussen berhasil mengalahkan tim tuan rumah dengan skor tipis 2-1.
Pada laga tersebut, Dortmund unggul lebih dulu melalui gol yang dicetak oleh Serhou Guirassy pada menit ke-16. Dalam kondisi tertinggal, tim tuan rumah di penghujung babak pertama harus bermain dengan 10 orang setelah Jahmai Simpson-Pusey mendapatkan kartu merah.
Pada babak kedua, Dortmund menambah keunggulan melalui gol Maximilian Beier di menit ke-60. Koln sempat mencetak gol balasan di menit ke-88 melalui Jakub Kaminski, namun gol tersebut tak bisa menyelamatkan mereka dari kekalahan.
Di menit-menit akhir, sempat terjadi keributan di pinggir lapangan. Pasalnya, Lukas Kwasniok dan pemain Koln memprotes keputusan wasit Daniel Siebert yang tidak memberikan penalti kepada mereka setelah Yan Couto terlihat melakukan handball di kotak penalti. Sang wasit juga tidak meminta keterangan dari asisten maupun VAR untuk mengecek insiden tersebut.
Menanggapi hal itu, Niko Kovac mengakui bahwa Couto memang menyentuh bola dan Koln sebenarnya layak mendapatkan hadiah penalti.
"Jika hal itu terjadi pada kami, saya pasti akan sama kesalnya dengan Lukas (mengenai insiden penalti)," ujar Kovac seperti dilansir dari laman resmi klub.
"Yan Couto tidak melihat bola, tapi tangannya masih menyentuhnya. Dan menurut aturan, kami tidak akan bisa mengeluh jika ada penalti," pungkasnya.
Artikel Tag: borussia dortmund, bundesliga, niko kovac, fc koln
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/niko-kovac-jujur-soal-handball-couto-koln-layak-dapat-penalti
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini