Murka ke Wasit Italia, Arda Turan: Mereka Seharusnya Malu

Penulis: Uphit Kratos
Minggu 08 Nov 2026, 02:10 WIB - 126 views
Arda Turan

Arda Turan

Ligaolahraga.com -

Berita Liga Champions: Arda Turan menyebut wasit Italia seharusnya malu setelah Shakhtar Donetsk menelan kekalahan 0-1 dari Sporting CP dan merasa dirugikan atas satu penalti.

Pelatih Shakhtar Donetsk, Arda Turan, mengkritik keras wasit Italia setelah timnya kalah 0-1 dari Sporting CP di Liga Champions pada 3 November 2026. Laga yang digelar di Stamford Bridge, London, itu ditentukan gol Issa Doumbia di menit 59.

Shakhtar menuntut penalti pada menit 82 atas pelanggaran Maxi Araujo terhadap Vinicius Tobias di kotak penalti. Wasit Slovakia, Ivan Kruzliak, berkonsultasi dengan ruang VAR lalu membiarkan laga berlanjut.

Keputusan tersebut kemudian dikonfirmasi oleh dua wasit asal Italia, Daniele Chiffi yang bertugas sebagai operator VAR dan Marco Di Bello sebagai AVAR.

"Kita semua tahu itu penalti, mereka juga tahu. Tetapi wasit-wasit Italia menurut saya merasa tahu segalanya. Itu menyakitkan dari sisi mana pun dilihat. Saya rasa mereka seharusnya malu.” ujar Turan.

“Saya mencoba menyalurkan emosi negatif ini ke lapangan, tempat saya merasa lebih nyaman. Pada akhirnya pekerjaan kami memang itu, memberikan yang terbaik saat berada di lapangan."

Meski begitu, Turan menolak menjadikan wasit sebagai satu-satunya penyebab kekalahan. Menurut Fanatik yang dikutip Calvar, ia mengatakan: "Kita tidak boleh menyalahkan wasit saja atas kekalahan ini, karena kami tidak mampu memanfaatkan peluang yang ada, saya tidak bicara soal sial."

Shakhtar sendiri sebelumnya juga kalah 0-1 dari Inter Milan di San Siro lewat gol Carlos Augusto. Kekalahan tersebut membuat peluang mereka finish di 8 besar di Liga Champions, semakin berat.

Artikel Tag: liga champions, shakhtar donetsk, arda turan

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/murka-ke-wasit-italia-arda-turan-mereka-seharusnya-malu
126
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini