Mike Jackson Akui Musim Burnley Tetap Mengecewakan

Mike Jackson nilai Burnley gagal memenuhi harapan. (Foto: John Walton/PA Images via Getty Images)
Berita Liga Inggris: Mike Jackson menegaskan Burnley tetap harus merasa kecewa dengan perjalanan musim ini meski berhasil menghindari posisi terbawah klasemen Premier League. Hasil imbang 1-1 melawan Wolves pada Ahad (24/5/2026) malam WIB memastikan The Clarets finis di atas rival mereka tersebut, tetapi hal itu dinilai belum cukup menjadi penghibur.
Burnley menutup musim dengan total hanya 22 poin, yang menjadi catatan poin terendah klub dalam sejarah mereka di Premier League. Meski tidak finis di posisi paling bawah, tim tetap gagal memenuhi ekspektasi sepanjang musim.
Mike Jackson mengakui hasil tersebut hanya memberi sedikit sisi positif di tengah musim yang sulit untuk Burnley. “Mungkin itu bisa dianggap sedikit positif, tetapi jujur itu tidak terlalu berarti. Kami memang tidak finis terakhir, tetapi rasa kecewa terhadap musim ini tetap ada,” ujar Jackson.
Dalam pertandingan melawan Wolves, Burnley sempat tampil buruk pada awal laga dan langsung kebobolan lewat penalti setelah Florentino Luis melakukan handball di kotak penalti. Jackson mengakui timnya kesulitan menemukan ritme permainan pada babak pertama.
“Kami memulai pertandingan dengan sangat buruk dalam lima menit pertama. Mereka mendapat penalti dan itu memang kesalahan kami sendiri,” katanya.
Ia juga menilai timnya belum terbiasa mendominasi penguasaan bola sehingga permainan mereka terlihat lambat dan kurang efektif. Menurutnya, The Clarets terlalu lama mengalirkan bola sehingga serangan menjadi mudah dibaca lawan.
Namun Burnley menunjukkan perubahan signifikan selepas jeda. Mereka tampil lebih agresif dan mampu menciptakan beberapa peluang berbahaya meski gagal mengubahnya menjadi kemenangan.
Jackson mengatakan instruksi untuk meningkatkan tempo permainan menjadi faktor utama perubahan performa tim pada babak kedua. “Kami terlalu lama memegang bola pada babak pertama. Saat jeda kami meminta pemain menggerakkan bola lebih cepat dan bermain dengan tempo lebih baik,” ujarnya.
Meski Burnley tampil lebih baik setelah turun minum, Jackson tetap merasa timnya seharusnya bisa memaksimalkan peluang yang tercipta. Ia juga tidak mempermasalahkan keputusan wasit memberikan penalti kepada Wolves karena memahami alasan di balik keputusan tersebut.
Kini Burnley harus bersiap menghadapi musim baru di Championship setelah resmi terdegradasi dari Premier League. Masa depan Mike Jackson sendiri juga masih belum pasti setelah ia hanya berstatus pelatih interim sejak menggantikan Scott Parker pada akhir April lalu.
Artikel Tag: premier league, burnley, mike jackson
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/mike-jackson-akui-musim-burnley-tetap-mengecewakan

























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini