Melchiot Ingatkan Ziyech Soal Tantangan Terbesar Bermain di Premier League

Penulis: A Mahfuda
Sabtu 06 Jun 2020, 17:58 WIB
Melchiot Ingatkan Ziyech Soal Tantangan Terbesar Bermain di Premier League

Hakim Ziyech (Sumber: Getty)

Berita Liga Inggris: Hakim Ziyech harus bisa menyesuaikan diri dengan intensnya pelanggaran ketika ia tiba di Chelsea nanti, menurut mantan bek The Blues, Mario Melchiot.

Pemain internasional Maroko itu akan tiba di Stamford Bridge dari Ajax musim panas ini setelah menyetujui kesepakatan senilai 37 juta pounds (Rp665 milyar) pada Februari lalu.

Pemain berusia 27 tahun itu juga sempat dikaitkan dengan sejumlah klub besar Eropa lainnya, akan tetapi Chelsea sukses mendapatkan tandatangannya tepat setelah bursa transfer Januari ditutup dan dia akan menjadi salah satu pemain Frank Lampard musim depan.

Melchiot, yang juga pindahan dari Ajax ke Chelsea pada 1999 silam, percaya bahwa Ziyech bakal memberikan dampak besar di Premier League, akan tetapi dia akan membutuhkan waktu untuk beradaptasi khususnya dengan permainan fisik di Inggris.

“Di Belanda, Anda memiliki permainan yang sulit akan tetapi di Inggris mereka datang dari belakang, dan datang lagi dari belakang,” kata Melchiot kepada Goal Internasional.

“Permainan-permainan ini lebih keras dan Anda akan sering dilanggar. Jika Ziyech berhasil melewatinya, maka dia akan baik-baik saja. Saya kira dia bakal melakukannya dengan baik.”

Tak hanya bersemangat soal kedatangan Ziyech, fans Chelsea sekarang juga sangat menantikan kedatangan striker dambaan semua orang, yakni Timo Werner.

Kabar terbaru mengatakan bahwa The Blues telah berhasil mengamankan servis penyerang RB Leipzig tersebut dengan mengaktifkan klausul rilisnya senilai 50 juta pounds (Rp899 milyar).

Namun, semua itu masih belum dikonfirmasi secara resmi.

Artikel Tag: Hakim Ziyech, Chelsea, Ajax

402  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini