Media Italia: Kejujuran Ruben Amorim Jadi Gaya Komunikasi Langka

Penulis: Uphit Kratos
Rabu 09 Sep 2026, 08:55 WIB - 117 views
Ruben Amorim

Ruben Amorim

Ligaolahraga.com -

Berita Liga Italia: La Gazzetta dello Sport sebut kejujuran pelatih AC Milan, Ruben Amorim, jadi gaya komunikasi langka yang disukai publik, pasca imbang lawan Juventus.

Salah satu hal paling mencolok dari awal masa jabatan Ruben Amorim di AC Milan adalah gaya komunikasinya. La Gazzetta dello Sport menilai jika gaya sang pelatih jadi contoh langka komunikasi yang melampaui kebiasaan.

Media tersebut mencontohkan betapa jarangnya seorang pelatih yang kebobolan gol penyeimbang di menit ke-92 justru mengkritik timnya sendiri, memuji lawan, dan menerima hasil laga, seperti yang dilakukan Amorim usai laga melawan Juventus.

Kejujuran serupa juga pernah ditunjukkan Amorim semasa menangani Man United, ketika ia ditanya soal kemungkinan meninggalkan formasi favoritnya, 3-4-2-1, yang juga dipakai saat menangani Milan saat ini.

"Tidak akan ada yang bisa meyakinkan saya, bahkan jika Paus sekalipun yang memintanya. Ini pekerjaan saya, ini tanggung jawab pasti saya, ini hidup saya. Saya tidak akan berubah." ujar pelatih asal Portugal tersebut.

Sikap serupa juga terlihat saat ia dipecat Manchester United usai hasil buruk, di mana ia sempat mengungkapkan jika kedatangannya bukan hanya sekedar pelatih.

"Saya datang ke sini untuk menjadi manajer, bukan sekadar pelatih. Dan ini harus jelas. Saya bukan Tuchel, Conte, atau Mourinho, tapi saya adalah manajer MU, dan itu akan berlangsung selama 18 bulan, atau setidaknya selama dewan menginginkannya."

Di Milan, situasi Amorim jauh berbeda karena mendapat dukungan penuh dari sang pemilik klub, Gerry Cardinale, yang menginvestasikan lebih dari 150 juta Euro di musim panas kemarin, dan bahkan kini terlibat langsung di area teknis.

Artikel Tag: ac milan, liga italia, ruben amorim

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/media-italia-kejujuran-ruben-amorim-jadi-gaya-komunikasi-langka
117
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini