Matthias Jaissle Yakin Newcastle Tetap Jadi Magnet Besar bagi Pemain Top

Jumat 28 Agu 2026, 23:00 WIB - 85 views
Matthias Jaissle menegaskan Newcastle masih punya daya tarik meski kehilangan sejumlah pemain penting musim panas ini

Matthias Jaissle menegaskan Newcastle masih punya daya tarik meski kehilangan sejumlah pemain penting musim panas ini. (Foto: Molly Darlington/Getty Images)

Ligaolahraga.com -

Berita Liga Inggris: Matthias Jaissle menilai Newcastle United tidak kehilangan daya tarik meski sejumlah pemain penting meninggalkan klub pada musim panas ini. Sandro Tonali, Anthony Gordon, dan Bruno Guimaraes telah pergi, tetapi Jaissle yakin sejarah, basis suporter serta proyek klub tetap menjadi alasan kuat bagi pemain berkualitas untuk memilih bergabung dengan The Magpies.

Jaissle mewarisi skuad yang mengalami perubahan besar setelah Newcastle mengakhiri musim lalu dengan sejumlah kepergian penting. Tonali bergabung dengan Tottenham, Gordon pindah ke Barcelona, sedangkan Guimaraes memilih Arsenal. Kondisi tersebut sempat menimbulkan pertanyaan mengenai arah proyek Newcastle, tetapi kedatangan Nico Gonzalez dari Manchester City menjadi bukti klub masih mampu menarik pemain dengan pengalaman tinggi.

Gonzalez, pemain timnas Spanyol U-21, resmi bergabung dengan Newcastle United pada pekan ini. Sang gelandang bahkan mengaku belum pernah merasa begitu diinginkan oleh sebuah klub. Matthias Jaissle menilai The Magpies tidak perlu melakukan terlalu banyak usaha untuk menjual proyek mereka karena daya tarik klub sudah sangat kuat.

"Saya tidak perlu menjualnya terlalu banyak. Dengan basis suporter itu, dengan sejarah tersebut, ini adalah klub yang spesial. Kami memiliki gagasan yang jelas tentang bagaimana ingin bermain sepak bola, kami berani dalam pendekatan dan memiliki target yang jelas untuk masa depan. Semua aspek itu memengaruhinya secara positif hingga akhirnya dia yakin untuk bergabung," kata Jaissle.

Jaissle sendiri terus mendorong direktur olahraga Ross Wilson agar Newcastle menyelesaikan pekerjaan mereka di bursa transfer. Ia bahkan sebelumnya bercanda bahwa dirinya akan terus mengetuk pintu Wilson sampai bursa ditutup. Sang manajer berharap setidaknya dua pemain tambahan masih bisa datang ke St James' Park.

"Pesan pertama pada pagi hari adalah mendorong. Tetapi direktur olahraga melakukan pekerjaan luar biasa dan mencoba segala cara. Kami ingin tetap cerdas. Kami tidak ingin panik. Jadi saya sangat optimistis sesuatu akan terjadi," ujar Jaissle.

Kepergian Guimaraes sebelumnya sempat dikaitkan dengan kekhawatirannya terhadap arah proyek Newcastle. Sang mantan kapten kemudian memilih meminta transfer ke Arsenal setelah Newcastle hanya finis di posisi ke-12 di bawah Eddie Howe dan kehilangan beberapa pemain utama. Jaissle kini ingin membangun kembali tim dengan skuad yang lebih muda dan pendekatan berbeda.

Mengenai target musim ini, Jaissle mengakui masih terlalu dini untuk menetapkan pencapaian akhir. Ia lebih memilih melihat perkembangan tim dari waktu ke waktu, terutama karena skuad barunya membutuhkan proses adaptasi. Menurutnya, pemain-pemain muda juga harus siap menghadapi naik turun performa sebagai bagian dari perjalanan membangun tim.

"Pada tahap seperti ini, terlalu dini untuk menjawabnya. Kami berada dalam pendekatan bahwa kami ingin membangun sesuatu dan berkembang. Kami sudah melakukan pekerjaan dengan baik dalam waktu yang sangat singkat. Dengan pemain-pemain muda, Anda juga harus mengantisipasi beberapa naik turun. Itu normal dan kami realistis mengenai hal tersebut," kata Jaissle.

Matthias Jaissle mengaku sangat puas dengan komitmen para pemain dalam latihan. Ia melihat adanya antusiasme besar dari skuad untuk memahami tuntutan permainan yang diinginkannya. Karena itu, manajer asal Jerman tersebut percaya Newcastle United memiliki fondasi yang menarik untuk dikembangkan sepanjang musim.

"Para pemain terlihat sangat berkomitmen dalam setiap sesi latihan. Sayangnya, Anda tidak sering berada di sana untuk melihatnya, tetapi saya benar-benar sangat senang dengan apa yang saya lihat. Karena itu, akan menjadi sesuatu yang spesial untuk dibangun," tutur Jaissle.

Newcastle kemudian bersiap menjalani pertandingan tandang Premier League pertama mereka bersama Jaissle dengan menghadapi Tottenham Hotspur di London pada Sabtu (29/8/2026) malam WIB. Sebanyak 3.038 tiket yang dialokasikan untuk suporter Newcastle ludes dalam waktu singkat, menunjukkan besarnya antusiasme untuk menyaksikan kemenangan pertama klub di liga bersama manajer baru.

Matthias Jaissle berharap energi dari tribun tandang dapat diterjemahkan para pemain ke lapangan meski atmosfernya tidak akan sama seperti di St James' Park. Ia menyadari Tottenham merupakan lawan kuat, tetapi tetap percaya gaya bermain Newcastle United dapat menyulitkan siapa pun.

"Dari apa yang saya dengar, akan tetap ada dukungan meskipun suasananya berbeda. Kami ingin terus berkembang meski menghadapi lawan yang sangat kuat. Namun, dengan DNA dan gaya bermain kami, saya pikir kami bisa memberikan masalah kepada lawan mana pun. Saya harus jujur, saya suka bermain di kandang bersama basis suporter kami, tetapi ini bagian dari permainan dan kami akan menjalankan tugas kami saat tandang," tegas Jaissle.

Artikel Tag: newcastle united, matthias jaissle

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/matthias-jaissle-yakin-newcastle-tetap-jadi-magnet-besar-bagi-pemain-top
85
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini