Matthias Jaissle Soroti Kebutuhan Newcastle Usai Kalah dari Everton

Kamis 13 Agu 2026, 20:00 WIB - 124 views
Matthias Jaissle dorong petinggi Newcastle bergerak di bursa transfer

Matthias Jaissle dorong petinggi Newcastle bergerak di bursa transfer. (Foto: Serena Taylor/Getty Images)

Ligaolahraga.com -

Berita Liga Inggris: Matthias Jaissle menegaskan Newcastle United membutuhkan tambahan pemain setelah kalah 1-3 dari Everton dalam laga pramusim di Edinburgh pada Rabu (12/8/2026), hanya 11 hari sebelum menghadapi Liverpool pada laga pembuka Premier League di St James' Park.

Matthias Jaissle mengalami kekalahan pertamanya sebagai manajer Newcastle setelah Everton memberikan peringatan keras mengenai kondisi skuadnya. Jaissle melakukan 10 pergantian pemain saat jeda dan kemudian mengakui kebutuhan klub untuk mendatangkan bek kanan serta gelandang tengah sebelum bursa transfer ditutup pada 1 September.

Kebutuhan tersebut semakin terlihat setelah Newcastle kehilangan sejumlah pemain penting pada musim panas. Anthony Gordon, Sandro Tonali, dan Bruno Guimaraes telah meninggalkan klub, sedangkan Kieran Trippier pergi dengan status bebas transfer. Jaissle sebelumnya juga menyebut adanya "kekosongan" dalam hal pengalaman dan kepemimpinan di ruang ganti.

Ketika ditanya apakah Newcastle memang membutuhkan bek kanan dan gelandang tengah, Jaissle mengakui kebutuhan tersebut. Namun, manajer asal Jerman itu kembali menegaskan bahwa urusan transfer akan ditangani secara internal bersama para pengambil keputusan di klub dan ia tidak akan membahas target secara terbuka kepada media.

"Benar. Tetapi Anda pintar. Saya tidak akan pernah mengatakannya kepada Anda secara terbuka. Seperti yang sudah saya katakan, kami menangani hal-hal ini secara internal dengan tetap menghormati para pengambil keputusan, dan akan selalu seperti itu," kata Matthias Jaissle.

Jaissle kemudian ditanya apakah ia yakin daftar pemain yang diinginkannya akan dipenuhi sebelum bursa transfer ditutup. Ia menggunakan istilah Jerman "Wunschkonzert", yang menggambarkan situasi ketika seseorang berharap semua keinginannya dapat terpenuhi. Menurutnya, sepak bola tidak bekerja dengan cara sesederhana itu.

"Hidup bukan Wunschkonzert, sayangnya, dalam hal mendapatkan semua yang kita inginkan. Bukan di sepak bola dan bukan pula dalam kehidupan. Tetapi sekali lagi, secara internal kami sangat jelas," ujar Jaissle.

Kekalahan dari Everton menjadi ujian nyata bagi Newcastle setelah periode pramusim yang sebelumnya memberikan sejumlah sinyal positif. Everton mencetak gol melalui Thierno Barry, Iliman Ndiaye dari titik penalti, dan Tyrique George, sedangkan Harvey Barnes hanya mampu memperkecil ketertinggalan The Magpies menjelang pertandingan berakhir.

Jaissle tetap melihat beberapa hal positif dari permainan Newcastle, terutama pada awal pertandingan. Ia menilai para pemain mampu menunjukkan pendekatan permainan yang diinginkannya sebelum gol pertama Everton mengubah momentum pertandingan dan memperlihatkan sejumlah persoalan yang masih harus diperbaiki.

"Kami bermain melawan tim Premier League hari ini. Saya pikir awalnya sangat bagus dan menarik untuk melihat bagaimana para pemain dapat tampil dengan cara yang kami inginkan. Sayangnya, setelah kami kebobolan gol pertama, itu menjadi kemunduran yang juga harus kami perhatikan secara jujur," kata Jaissle.

Pada babak kedua, Jaissle bahkan menurunkan lini belakang yang sangat muda. Produk akademi Mason Miley, Henry Johnson, Miodrag Pivas, dan Dylan Charlton mengisi empat posisi pertahanan, memperlihatkan betapa terbatasnya pilihan yang tersedia setelah sejumlah pemain senior meninggalkan klub atau mengalami masalah kebugaran.

Jaissle mengakui bahwa lini belakang tersebut mungkin merupakan kombinasi bek termuda yang dapat diturunkan Newcastle. Namun, ia tetap memberikan apresiasi kepada para pemain akademi karena berani menghadapi lawan yang memiliki kekuatan fisik lebih besar. Menurutnya, pengalaman seperti itu tetap penting untuk perkembangan pemain muda The Magpies.

"Saya pikir itu mungkin lini belakang termuda yang bisa Anda turunkan di lapangan. Tetapi saya selalu senang melihat para pemain muda dari akademi mendapatkan menit bermain. Mereka juga tampil baik menghadapi lawan yang secara fisik sangat kuat," tegas Jaissle.

Situasi semakin mendesak karena Tino Livramento diperkirakan absen pada awal musim, sementara Lewis Miley juga masih diragukan kondisinya. Dengan Premier League segera dimulai, Jaissle kini bergantung pada keputusan manajemen Newcastle untuk menambah kekuatan skuad dan mengisi kekosongan yang semakin terlihat setelah kekalahan dari Everton.

Artikel Tag: everton, newcastle united, matthias jaissle

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/matthias-jaissle-soroti-kebutuhan-newcastle-usai-kalah-dari-everton
124
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini