Matthias Jaissle Beberkan Alasan Tepikan Sean Steur dan Aladji Bamba

Senin 19 Okt 2026, 12:30 WIB - 124 views
Matthias Jaissle beri penjelasan terkait minimnya menit bertanding dua gelandang muda Newcastle United saat ditundukkan Aston Villa

Matthias Jaissle beri penjelasan terkait minimnya menit bertanding dua gelandang muda Newcastle United saat ditundukkan Aston Villa. (Foto: Ian MacNicol/Getty Images)

Ligaolahraga.com -

Berita Liga Inggris: Manajer Newcastle United, Matthias Jaissle, mengungkapkan alasan di balik keputusannya tidak menurunkan gelandang muda Sean Steur serta Aladji Bamba pada laga kontra Aston Villa. The Magpies harus menyerah 0-1 di St James' Park pada Sabtu (17/10/2026) yang diwarnai sorakan kekecewaan dari pendukung tuan rumah.

Steur sejatinya sempat menyabet predikat man of the match saat Newcastle United menang 2-1 atas Hull City, namun belum kembali terlihat di lapangan sejak saat itu. Situasi serupa dialami Bamba yang diboyong senilai 35,5 juta poundsterling dari Monaco pada bursa transfer musim panas lalu, di mana minimnya kesempatan bermain bagi kedua pilar muda tersebut sempat memicu tanda tanya di kalangan pendukung.

Berdasarkan keterangannya seusai pertandingan, Matthias Jaissle menegaskan bahwa proses integrasi pemain muda memerlukan waktu dan kesabaran. Selain faktor usia Sean Steur yang masih sangat muda, performa konsisten Nico Gonzalez di posisi gelandang utama menjadi alasan utama dibalik pilihan susunan pemainnya.

"Pertama-tama dia (Steur) adalah salah satu pemain termuda, jadi itu adalah sesuatu yang kami sebutkan sejak awal bahwa ini membutuhkan waktu. Saya juga telah menyebutkan sebelumnya bahwa Nico Gonzalez tampil bagus. Dia adalah seorang pemimpin dalam skuad muda kami di posisi tersebut. Terkadang ini bukan hanya tentang pemain yang tidak bermain, ini adalah aspek untuk pemain yang bermain di posisinya," kata Jaissle.

Meskipun strategi pemilihan pemainnya mendapat sorotan tajam dari sebagian suporter usai timnya hanya mengemas satu tembakan tepat sasaran sepanjang laga, Jaissle tetap membela performa anak asuhnya. Sang manajer melihat adanya dominasi permainan serta peningkatan agresivitas tim pada babak kedua.

"Ini adalah pertandingan di mana kami mendominasi. Secara keseluruhan saya pikir saya melihat tim memberikan respons. Kami memiliki banyak situasi di mana Anda melihat bahwa kami bakal memenangkan pertandingan itu dan kemudian kami kebobolan. Kami juga harus jujur. Kami goyah hingga babak pertama tetapi kemudian setelah itu kami menunjukkan respons yang baik setelah turun minum," ujar Jaissle menambahkan.

Eksperimen taktis serta efektivitas serangan kini menjadi fokus pembenahan utama Jaissle di Newcastle. Ia mendesak barisan permainnya untuk tampil lebih klinis di sepertiga akhir lapangan guna memaksimalkan setiap peluang menjadi gol pada pertandingan-pertandingan mendatang.

"45 menit kedua kembali sangat agresif. Kami memenangkan duel-duel penting. Sayangnya kami hanya tidak cukup cerdas dalam pengambilan keputusan di sepertiga akhir, jadi itu adalah sesuatu yang perlu kami tingkatkan. Ada banyak kesempatan di mana kami tidak menemukan umpan yang tepat. Terkadang waktunya tidak tepat. Hal-hal ini harus digabungkan segera agar menjadi lebih efisien," tutur Jaissle mengakhiri keterangannya.

Artikel Tag: premier league, newcastle united, matthias jaissle

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/matthias-jaissle-beberkan-alasan-tepikan-sean-steur-dan-aladji-bamba
124
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini