Matthias Jaissle Akui Newcastle United Alami Penurunan Performa

Minggu 18 Okt 2026, 11:30 WIB - 128 views
Matthias Jaissle sebut kekalahan dari Aston Villa sebagai benturan realitas di tengah fase transisi Newcastle United

Matthias Jaissle sebut kekalahan dari Aston Villa sebagai benturan realitas di tengah fase transisi Newcastle United. (Foto: Stu Forster/Getty Images)

Ligaolahraga.com -

Berita Liga Inggris: Manajer Newcastle United, Matthias Jaissle, mengakui bahwa timnya tengah mengalami benturan realitas (reality check) usai menelan kekalahan tipis 0-1 dari Aston Villa di St James' Park pada Sabtu (17/10/2026). The Magpies tampil kurang menggigit dengan hanya mengemas satu tembakan tepat sasaran sebelum dibobol oleh gol tunggal Johan Manzambi yang berdiri bebas di dalam kotak penalti.

Kekalahan di hadapan pendukung sendiri tersebut menjadi hasil negatif beruntun bagi Newcastle United setelah sebelumnya digilas tim promosi Coventry City 1-4 awal pekan ini. Matthias Jaissle menilai penurunan performa ini merupakan dinamika wajar yang harus dilewati oleh skuadnya yang masih berada dalam fase perombakan dan transisi taktis.

Berdasarkan keterangannya usai pertandingan, Jaissle secara terbuka menyebut gol kemenangan lawan terjadi akibat kelengahan lini belakang timnya. Sang manajer mendesak anak asuhnya untuk belajar meminimalisasi kesalahan mendasar agar mampu tampil klinis saat mengarungi ketatnya persaingan Premier League.

"Ini adalah benturan realitas, tetapi Anda akan selalu mendapatkannya setelah baru beberapa bulan. Terutama setelah Anda melalui fase transisi seperti kami. Bakal ada pasang surut bagi kami; saat ini, ini adalah penurunan. Dan itu tidak perlu diperdebatkan, ini adalah penurunan," kata Jaissle.

"Bagi kami, ini adalah langkah maju dalam hal apa yang terjadi di antara dua kotak penalti, tetapi kami harus belajar dengan cepat. Kami perlu belajar bagaimana bertahan secara klinis di dalam kotak penalti tanpa membuat kesalahan mudah. Kami memberi Aston Villa hadiah hari ini. Kami harus efisien di sepertiga akhir karena kami memiliki kesempatan di kotak penalti. Jika kami klinis, setidaknya kami pulang dengan hasil imbang," ujar Jaissle menambahkan.

Di pengujung laga, Jaissle membuat keputusan taktis mengejutkan dengan memasukkan bek jangkung berusia 34 tahun, Dan Burn, untuk dipasang sebagai penyerang darurat. Menjawab kritik awak media terkait eksperimen tersebut, Jaissle menegaskan bahwa langkah tersebut murni opsi taktis jangka pendek untuk memanfaatkan bola-bola atas pada masa injury time.

"Saya pikir Anda cukup pintar untuk mengetahui bahwa ini adalah pendekatan taktis untuk masa injury time. Kami melakukan segalanya dan dalam kesempatan itu, saya sadar dia adalah seorang bek tengah jadi jangan ragukan itu. Dia mengembalikan kondisi fisiknya yang sangat penting baginya. Dia cukup lama absen tetapi fisiknya makin membaik. Mudah-mudahan segera kita bisa melihatnya lagi di posisi aslinya," tutur Jaissle.

Di sisi lain, Matthias Jaissle tetap mencoba mengambil sisi positif dari peningkatan agresivitas permainan anak asuhnya pada babak kedua. Kendati demikian, ia menyadari betul bahwa penyelesaian akhir serta keputusan mengeksekusi peluang di sepertiga akhir lapangan masih menjadi pekerjaan rumah terbesar bagi Newcastle United.

"Dari segi pertahanan, saya pikir struktur dan kedisiplinan sudah bagus tetapi tidak sepanjang waktu, dan di Premier League melawan lawan yang kuat satu kesempatan sudah cukup untuk kebobolan. Kami harus jujur, kami sedikit goyah hingga babak pertama tetapi kami menunjukkan respons yang baik di 45 menit kedua. Sangat agresif dari para pemain kami, tetapi sayangnya kami tidak cukup cerdas dalam pengambilan keputusan akhir di kotak penalti lawan," kata Jaissle mengakhiri keterangannya.

Artikel Tag: premier league, aston villa, newcastle united, matthias jaissle

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/matthias-jaissle-akui-newcastle-united-alami-penurunan-performa
128
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini