Marco Giampaolo Kenang Masa Kelamnya sebagai Pelatih AC Milan

Marco Giampaolo
Berita Liga Italia: Cuma catatkan tiga kemenangan, Marco Giampaolo membeberkan alasan di balik kegagalan singkatnya sebagai pelatih AC Milan di musim 2019/20 silam.
Masa kepelatihan Marco Giampaolo di AC Milan dikenang karena berbagai alasan yang kurang menyenangkan. Penunjukannya sempat memicu perdebatan, dan ia akhirnya hanya bertahan 111 hari sebelum dipecat.
Dengan catatan tiga kemenangan dan empat kekalahan dari tujuh pertandingan, posisinya sebagai pelatih kepala memang tidak pernah menjanjikan.
Giampaolo sebelumnya pernah menyatakan bahwa ia tidak pernah diberi cukup waktu untuk menanamkan ide skema 4-3-1-2 miliknya. Kini, pelatih berusia 59 tahun tersebut melatih tak jauh dari San Siro, karena menukangi Cremonese.
Dalam wawancara bersama La Gazzetta dello Sport, Giampaolo mengenang masa-masanya di Milan, bahkan mengungkap alasan mengapa segalanya tidak berjalan sesuai harapannya. Berikut kutipannya, sebagaimana dikutip Calciomercato.com.
"Milan adalah salah satu klub terbesar di dunia, meski era Berlusconi sudah berakhir. Dengan komunikasi yang berbeda, kami bisa melakukan lebih baik, karena ada banyak kesulitan, seperti skuad yang baru rampung dan bursa transfer," ujar Giampaolo.
"Julukan 'Maestro' berasal dari karakteristik saya. Saya berusaha memberi makna kolektif pada segala hal, dan ini membuat saya sangat didaktik, dari situlah label itu muncul, yang terus saya bawa hingga kini.”
“Saya tidak mengejar gol; kepuasan saya adalah melatih dan melihat visi sepak bola terwujud. Saya memikirkan perjalanannya, bukan tujuan akhirnya. Ketika saya tidak lagi merasakan sensasi melatih, saya akan berhenti,"
Artikel Tag: ac milan, liga italia, marco giampaolo
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/marco-giampaolo-kenang-masa-kelamnya-sebagai-pelatih-ac-milan

























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini