Marcel Desailly Ragukan Mental Cole Palmer di Chelsea

Marcel Desailly nilai Cole Palmer belum punya naluri pembunuh. (Foto: George Wood/Getty Images)
Berita Liga Inggris: Marcel Desailly melontarkan kritik tajam kepada Cole Palmer meski mengakui kualitas luar biasa yang dimiliki gelandang serang Chelsea tersebut. Legenda The Blues itu menilai masalah utama Palmer bukan terletak pada kemampuan teknisnya, melainkan pada mentalitas yang menurutnya belum mencapai level yang dibutuhkan untuk menjadi pemain terbaik dunia.
Desailly menyampaikan pandangannya setelah melihat performa Palmer yang terus menurun sejak musim debutnya yang sensasional di Stamford Bridge. Setelah mencetak 22 gol dalam 33 pertandingan Premier League pada musim pertamanya bersama Chelsea, kontribusi pemain berusia 24 tahun itu mengalami penurunan menjadi 15 gol pada musim berikutnya dan hanya 10 gol pada musim yang baru saja berakhir.
Penurunan tersebut memang tidak lepas dari masalah cedera pangkal paha yang mengganggunya sepanjang musim. Cedera itu membuat Cole Palmer hanya tampil dalam 26 pertandingan Premier League. Namun menurut Marcel Desailly, persoalan terbesar bukan hanya soal kondisi fisik, melainkan bagaimana sang pemain merespons situasi sulit yang dihadapinya di lapangan.
Mantan bek tim nasional Prancis itu merasa Palmer terlalu menerima keadaan ketika dimainkan di berbagai posisi. Menurutnya, pemain dengan kualitas seperti Palmer seharusnya berani meminta peran yang paling sesuai dengan kemampuannya. "Talennya luar biasa, tidak ada yang meragukan itu. Tetapi saya merasa secara mental dia bukan seorang pembunuh. Setiap pemain top harus memiliki naluri pembunuh dalam dirinya. Mereka ingin memenangkan trofi, ingin menjadi yang terbaik, dan siap bekerja keras untuk mencapainya," katanya kepada MrRaffle.com.
Desailly menilai Palmer terlalu nyaman dengan apa pun keputusan yang diberikan kepadanya. Ia merasa pemain Inggris tersebut tidak menunjukkan ambisi yang cukup besar untuk mengambil kendali atas kariernya sendiri. Menurutnya, Palmer terlihat menerima segala situasi tanpa banyak keberatan, sesuatu yang tidak biasa ditemukan pada pemain yang ingin mendominasi sepak bola dunia.
Lebih jauh lagi, Desailly percaya Palmer seharusnya meminta peran sebagai gelandang serang nomor 10, posisi yang dianggap paling ideal untuk memaksimalkan kemampuannya. Ia menilai Chelsea selama ini terlalu sering menempatkannya di berbagai posisi berbeda, mulai dari sayap kanan hingga peran yang lebih maju, sehingga potensinya tidak sepenuhnya keluar.
"Karena level yang sudah ia capai sekarang, dia harus melangkah lebih jauh. Dia harus mengatakan kepada pelatih bahwa dirinya ingin bermain sebagai nomor 10. Dia harus menunjukkan keyakinan bahwa tim perlu beradaptasi dengan kualitas yang ia miliki, bukan sebaliknya," ujar Desailly.
Kedatangan Xabi Alonso sebagai manajer baru Chelsea pada 1 Juli nanti bisa menjadi titik penting dalam karier Palmer. Mantan pelatih Bayer Leverkusen itu dikenal mampu memaksimalkan kreativitas para pemain menyerangnya. Situasi juga dapat berubah apabila Enzo Fernandez benar-benar meninggalkan Stamford Bridge, karena hal tersebut berpotensi membuka ruang lebih besar bagi Palmer untuk memainkan peran sentral di belakang penyerang.
Palmer sendiri menyambut positif kedatangan Alonso. "Semua orang bersemangat. Dia pelatih top dan kami tidak sabar untuk mulai bekerja bersamanya," katanya kepada Sky Sports. Kini perhatian tertuju pada bagaimana Alonso akan memanfaatkan bakat besar Cole Palmer dan apakah sang pemain mampu menjawab keraguan Marcel Desailly dengan penampilan yang lebih konsisten musim depan.
Artikel Tag: chelsea, marcel desailly, cole palmer
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/marcel-desailly-ragukan-mental-cole-palmer-di-chelsea























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini