Lionel Messi Ragu Lanjutkan Karier Usai Sang Ayah Wafat

Lionel Messi mulai mempertanyakan masa depannya di sepak bola. (Foto: Getty Images/Getty Images)
Berita Sepak Bola: Lionel Messi kehilangan sosok yang selama puluhan tahun menjadi bagian penting dalam perjalanan hidup dan kariernya. Jorge Messi meninggal pekan lalu di sebuah klinik medis di Rosario, Argentina, setelah lama mengalami sakit. Kepergian tersebut membuat kapten timnas Argentina itu mulai mempertanyakan apakah dirinya masih ingin melanjutkan karier sebagai pesepak bola.
Jorge mendampingi Messi sejak awal kariernya dan terus berada di sisinya ketika sang pemain berkembang di Barcelona. Ia juga pernah menjadi perwakilan Messi selama beberapa tahun. Karena itu, kehilangan tersebut tidak hanya berdampak secara pribadi, tetapi juga membuat Messi kembali memikirkan kehidupannya setelah bertahun-tahun menjadikan sepak bola sebagai bagian utama hidupnya.
"Saya tidak tahu apa yang akan saya lakukan tanpamu. Saya tidak tahu bagaimana melangkah maju. Saya hanya bermain sepak bola, dan sekarang saya memiliki cukup banyak keraguan apakah saya akan terus melakukannya lebih lama lagi," tulis Messi melalui Instagram.
Messi juga mengungkapkan bahwa salah satu alasan dirinya tetap tampil di Piala Dunia adalah keinginan sang ayah. Argentina kemudian mencapai final sebelum kalah dari Spanyol melalui perpanjangan waktu. Bagi Messi, turnamen tersebut memiliki makna emosional yang jauh lebih besar karena kondisi Jorge memburuk menjelang kompetisi dimulai.
"Kamu selalu memintaku bermain di Piala Dunia terakhir dan beberapa hari sebelum turnamen dimulai, kondisimu memburuk. Itu pertama kalinya kamu tidak akan berada di sebuah turnamen," ujar Lionel Messi.
Messi mengaku selalu berharap menerima pesan dari ayahnya setiap kali pertandingan Argentina berakhir. Situasi tersebut membuatnya semakin menyadari betapa serius kondisi Jorge. Ia juga mengalami momen emosional ketika mencetak gol dalam pertandingan pembuka Argentina melawan Aljazair, lalu menangis saat merayakan gol tersebut.
Messi kemudian menjelaskan bahwa air mata tersebut tidak berkaitan dengan pertandingan. Ia sedang melewati sejumlah hari yang sulit dan rumit karena kondisi sang ayah. Meski demikian, pemain Inter Miami itu tetap berusaha membawa Argentina meraih gelar Piala Dunia demi memenuhi harapan Jorge.
"Saya ingin memenangi final untukmu, tetapi kaki saya sudah tidak bisa melanjutkan. Kali ini saya mencoba mendorong diri melewati batas fisik, tetapi saya tidak mampu. Saya tidak pernah merasa baik. Kami tidak menjadi juara, tetapi kamu tidak tahu betapa kami menikmati setiap pertandingan," kata Messi.
Argentina akhirnya gagal menjadi juara, tetapi Messi tetap mengenang Piala Dunia tersebut sebagai pengalaman yang sangat berarti. Ia menyebut dirinya dan rekan-rekan setim menikmati setiap pertandingan, sekaligus merasa bahwa keputusan untuk tetap tampil di turnamen merupakan sesuatu yang benar.
Di tengah kesedihan tersebut, Lionel Messi berjanji akan menjaga warisan sang ayah melalui cara ia membesarkan anak-anaknya. Ia ingin menerapkan nilai-nilai yang dahulu diberikan Jorge kepadanya agar pengaruh sang ayah tetap hadir dalam kehidupan keluarganya meskipun telah tiada.
"Saya akan sangat merindukanmu, tetapi kamu akan selalu hadir, terutama dalam membesarkan anak-anakku, karena saya akan mengajari dan membesarkan mereka seperti kamu membesarkanku," lanjut Messi.
Kepergian Jorge kini juga membuat Messi mempertimbangkan masa depannya sebagai pesepak bola. Pada usia 39 tahun, kapten Argentina tersebut belum memberikan keputusan mengenai kapan akan mengakhiri kariernya. Namun, pengakuannya menunjukkan bahwa duka kehilangan sang ayah telah membuatnya kembali mempertanyakan perjalanan panjangnya di dunia sepak bola.
Artikel Tag: lionel messi
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/lionel-messi-ragu-lanjutkan-karier-usai-sang-ayah-wafat

























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini