Liam Rosenior Akui Pedro Neto Harus Belajar dari Insiden Dorong Ball Boy

Sabtu 14 Mar 2026, 11:30 WIB - 112 views
Liam Rosenior minta Pedro Neto belajar dari kesalahan

Liam Rosenior minta Pedro Neto belajar dari kesalahan. (Foto: Franco Arland/Getty Images)

Ligaolahraga.com -

Berita Liga Inggris: Liam Rosenior mengakui Pedro Neto melakukan kesalahan ketika mendorong ball boy pada pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions antara Chelsea dan Paris Saint-Germain yang berlangsung Kamis (12/3/2026) dini hari WIB.

Insiden tersebut terjadi pada menit-menit akhir pertandingan ketika Chelsea tertinggal 2-4. Pedro Neto berusaha mengambil bola dengan cepat agar permainan segera dilanjutkan, namun ball boy tidak langsung memberikannya sehingga sang pemain mendorongnya untuk mengambil bola sendiri.

Tindakan itu memicu ketegangan antara pemain kedua tim di tepi lapangan. Meski begitu, Neto langsung menyampaikan permintaan maaf kepada ball boy tersebut, baik saat pertandingan maupun setelah laga berakhir. UEFA kemudian mengonfirmasi bahwa mereka masih mempertimbangkan kemungkinan sanksi disipliner terhadap pemain sayap asal Portugal tersebut.

Dalam konferensi pers menjelang pertandingan Premier League melawan Newcastle United pada Ahad (15/3/2026) dini hari WIB, Liam Rosenior mengakui tindakan Neto memang tidak tepat. “Saya sudah melihat kembali insiden itu dan memang terlihat tidak bagus,” kata Rosenior kepada para wartawan.

Namun pelatih kepala Chelsea tersebut juga menjelaskan bahwa ia memahami situasi dari sudut pandang Neto yang ingin segera melanjutkan pertandingan. “Saya memahami perspektif Pedro. Dia ingin bola segera dimainkan kembali karena ingin menang untuk klub,” lanjut Rosenior.

Meski demikian, Rosenior menegaskan ada cara yang lebih baik untuk menangani situasi tersebut. Ia justru mengapresiasi inisiatif Neto yang langsung meminta maaf setelah kejadian. “Yang membuat saya terkesan adalah dia sendiri yang ingin langsung meminta maaf. Itu adalah idenya sendiri,” ujar Rosenior.

Pelatih berusia 41 tahun itu menegaskan bahwa kesalahan merupakan bagian dari sepak bola, baik dilakukan pemain, pelatih, maupun penjaga gawang. “Semua orang bisa membuat kesalahan. Yang penting adalah belajar dari kesalahan itu dan memastikan hal yang sama tidak terjadi lagi,” jelas Rosenior.

Secara statistik, Neto sebenarnya merupakan pemain penting bagi Chelsea. Sejak bergabung dengan klub, ia telah mencatatkan 19 gol dan 15 assist dari total 93 penampilan di semua kompetisi. Namun pemain berusia 26 tahun tersebut juga beberapa kali terlibat dalam masalah disiplin. Ia sebelumnya mencetak hattrick saat melawan Hull City dan tampil cukup baik menghadapi PSG, tetapi kerap berada dalam risiko hukuman dari wasit.

Kartu merah yang diterimanya saat melawan Arsenal juga dianggap pantas oleh banyak pihak. Selain itu, ia masih menghadapi dakwaan dari Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) karena memprotes keputusan wasit dan tidak segera meninggalkan lapangan. Sepanjang kariernya bersama Chelsea, Neto sudah menerima 15 kartu kuning dan satu kartu merah.

Liam Rosenior sebelumnya juga menegaskan bahwa ia perlu mengetahui pemain mana yang bisa ia andalkan, baik dari sisi kontribusi permainan maupun kedisiplinan di lapangan. Saat ini, masih ada tanda tanya mengenai Pedro Neto dalam kedua aspek tersebut.

Artikel Tag: chelsea, pedro neto, liam rosenior

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/liam-rosenior-akui-pedro-neto-harus-belajar-dari-insiden-dorong-ball-boy
112
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini