Liam Rosenior Akui Chelsea Kehilangan Momentum Lawan PSG

Liam Rosenior sebut gol cepat PSG hancurkan peluang Chelsea. (Foto: FRANCK FIFE / AFP via Getty Images)
Berita Liga Champions: Liam Rosenior mengakui Chelsea tidak mampu memberikan perlawanan maksimal saat menghadapi Paris Saint-Germain pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions. Ia menilai dua gol cepat di awal laga menjadi faktor utama kegagalan timnya bangkit.
Chelsea memasuki laga di Stamford Bridge, Rabu (18/3/2026) dini hari WIB dengan defisit agregat 2-5. Harapan untuk melakukan comeback semakin sulit setelah Khvicha Kvaratskhelia dan Bradley Barcola mencetak gol dalam 15 menit pertama.
Situasi semakin memburuk ketika Senny Mayulu menambah gol ketiga, memastikan kekalahan 0-3 dan agregat telak 2-8. Hasil tersebut sekaligus mengakhiri langkah The Blues di Liga Champions musim ini.
Liam Rosenior mengakui timnya sebenarnya ingin memberikan perlawanan lebih kuat, tetapi gol cepat PSG langsung mengubah jalannya pertandingan. Ia menilai momentum menjadi faktor krusial yang membuat timnya kesulitan berkembang sepanjang laga.
“Kami tentu ingin memberikan perlawanan lebih baik. Kredit untuk PSG, mereka sangat bagus dalam penguasaan bola dan layak lolos,” ujar Rosenior. Ia juga menyoroti bahwa Chelsea sempat menguasai permainan di awal sebelum akhirnya kebobolan akibat kesalahan individu.
Menurutnya, kesalahan tersebut langsung dimanfaatkan pemain top seperti Kvaratskhelia. Gol itu membuat PSG semakin percaya diri, ditambah gol kedua Barcola dari jarak jauh yang memperbesar tekanan bagi The Blues.
“Gol itu memberi mereka kepercayaan diri. Setelah itu Barcola mencetak gol luar biasa dari jarak jauh,” lanjutnya. Ia menegaskan bahwa di level tertinggi, kesalahan kecil bisa berakibat fatal dan timnya gagal mengatasinya dalam dua leg.
Dalam kondisi tertinggal jauh, Liam Rosenior melakukan pergantian pemain dengan menarik Enzo Fernandez, Cole Palmer, dan Joao Pedro. Keputusan itu diambil bukan karena menyerah, tetapi sebagai langkah menjaga kondisi fisik pemain di tengah jadwal yang padat.
Ia menjelaskan bahwa skuad Chelsea telah memainkan lebih dari 100 pertandingan dalam 18 bulan terakhir tanpa jeda cukup. Hal ini membuat risiko cedera meningkat jika menit bermain tidak diatur dengan hati-hati.
“Mereka bermain lebih dari 100 pertandingan dalam 18 bulan. Jika saya tidak mengatur menit bermain mereka, risiko cedera akan sangat tinggi,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa keputusan sulit tersebut diambil demi kepentingan jangka panjang tim.
Rosenior juga menegaskan bahwa target Chelsea kini beralih untuk mengamankan tiket Liga Champions musim depan dan bersaing di Piala FA. Ia ingin timnya tetap kompetitif meski baru saja tersingkir dari kompetisi Eropa.
Di akhir pernyataannya, ia mengapresiasi dukungan suporter meski memahami kekecewaan yang muncul. Ia menilai hasil ini sangat menyakitkan, tetapi harus menjadi pelajaran penting bagi tim. “Kami ingin memberi mereka malam yang layak. Ini klub besar dengan tuntutan tinggi, dan saya memahami frustrasi mereka,” tutupnya.
Artikel Tag: liga champions, chelsea, paris saint-germain, liam rosenior
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/liam-rosenior-akui-chelsea-kehilangan-momentum-lawan-psg
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini